Jaga Perbatasan, Australia Siap Beli Tujuh Pesawat Tak Berawak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 15 Februari 2014, 20:12 WIB
Jaga Perbatasan, Australia Siap Beli Tujuh Pesawat Tak Berawak
foto; net
rmol news logo Penghentian arus masuk pencari suaka telah menjadi kebijakan utama Perdana Menteri Australia Tony Abbott, sejak dia mulai memimpin tahun lalu. Dalam menunjang misi tersebut, pemerintah Australia berencana membeli tujuh pesawat tanpa awak berukuran besar senilai 3 miliar dolar Australia.

Pesawat yang memiliki sayap selebar pesawat penumpang Boeing 737 ini diklaim akan digunakan untuk membantu kegiatan patroli perbatasan, mendeteksi kapal dan pesawat musuh. Namun, tidak tertutup kemungkinan bahwa pesawat jenis MQ-4C Triton itu juga bisa digunakan untuk mendeteksi nelayan ilegal atau kapal pencari suaka yang sering memasuki perairan Australia.

"Sebagai negara maritim, kemampuan dengan jenis cakupan seperti ini harus menjadi perhatian kita," ujar Menteri Pertahanan David Johnston sebagaimana dikutip AFP (Sabtu, 15/2).

Sebagaimana diketahui, pihak militer Australia telah terlibat secara langsung dalam upaya pemulangan kembali kapal pencari suaka yang kebanyakan datang dari Indonesia ke perairan mereka. Pihak militer meminta para imigran gelap yang hendak memasuki Pulau Christmas untuk memutar arah perahu kembali ke Indonesia. Hal inilah yang kemudian memicu ketegangan hubungan bilateral Indonesia dan Australia. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA