Sebut Monumen Orang Sembelit, CNN Akhirnya Minta Maaf

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 08 Februari 2014, 17:08 WIB
Sebut Monumen Orang Sembelit, <i>CNN</i> Akhirnya Minta Maaf
Courage Monument /net
rmol news logo Kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat, Cable News Network atau CNN meminta maaf atas sebuah artikel yang memasukkan monumen Keberanian atau Courage Monument di Belarus dalam daftar monumen-monumen terjelek di dunia. Permintaan maaf tersebut dipublikasikan di situs CNN pada Jumat (7/2).

Seperti dikabarkan Moscow Today (Sabtu, 8/2), dalam artikel berjudul "The world's ugliest monuments?" yang dipublikasikan CNN pada 24 Januari 2014 lalu, CNN melampirkan sejumlah monumen di dunia yang dikategorikannya sebagai monumen dengan arsitektur terjelek di dunia. Salah satu di antaranya adalah monumen Brest Fortress atau yang biasa disebut Courage Monument.

Dalam teks asli artikel tersebut (sebelum direvisi) menyebut bahwa situs raksasa dari pejuang Soviet di Brest, Belarus merupakan bentuk pengingat agar tidak bermain-main dengan Belarus (akan tetapi). Namun disebutkan pula bahwa wajah pejuang tersebut tampak seperti orang yang sedang 'sembelit'.

Hal tersebut memicu kemarahan juga dari pihak Rusia. Pasalnya, Courage Monument merupakan monumen bersejarah yang dibangun untuk mengenang perjuangan para prajurit Soviet dalam Perang Dunia II. Parlemen Rusia menyebut bahwa artikel CNN itu merupakan bentuk penghinaan atas pengorbanan para pejuang tersebut.

Menanggapi kemarahan yang muncul, CNN kemudian menarik isi artikel tersebut dan menggantinya dengan permohonan maaf. Dalam tulisan permohonan maafnya, CNN menulis bahwa pihaknya menarik tulisan "The world's ugliest monuments" karena tidak memenuhi standar dari apa yang diharapkan CNN.

"Tulisan itu telah menyebabkan kemarahan di Rusia dan Belarus karena mendeskripsikan Monumen Courage di Brest, Belarus. CNN meminta maaf atas kesalahan yang tidak disengaja dari artikel yang dibuat oleh kontributor dan dimaksudkan untuk melihat sisi humor dari arsitektur monumen di seluruh dunia. Kami menyadari bahwa Courage monument membawa simbolisme yang mendalam dan signifikan dalam menghormati para tentara yang memberikan hidup mereka membela bangsanya," tulis permintaan maaf CNN tersebut.

Selain Courage Monument, dalam artikel tersebut, CNN sebelumnya juga memasukkan monumen Paus John Paul II di Roma, monumen Martin Luther King di Ohio, Monumen 9/11 yang diberikan Rusia sebagai hadiah di New Jersey Amerika Serikat, Monumen Michael Jackson di London, dan penulis Oscar Widle di London. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA