Pemboman itu terjadi di cafe teh di kota Beledweyne, terletak di dekat perbatasan dengan Ethiopia, yang biasa ramai dikunjungi para tentara penjaga perbatasan.
Seperti diberitakan
BBC (Minggu, 20/10), akibat inisiden ini setidaknya 16 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka.
Seorang saksi mata yang merupakan seorang anggota parlemen Somalia, Dahir Amin Jessow mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang tewas adalah warga sipil.
Kelompok militan Al Shabaab telah mengakui bahwa mereka berada di balik serangan mematikan itu.
"Target utama kami adalah tentara Ethiopia dan Djibouti (sebuah wilayah di Beledweyne yang terlibat dalam operasi asing) yang telah menginvasi negara kami," kata jurubicara operasi militer Al Shabaab, Sheikh Abdiasis Abu Musab.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: