Dua Wartawan TV Tewas Didor Saat Bertugas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Minggu, 06 Oktober 2013, 15:07 WIB
rmol news logo Sejumlah pria bersenjata menembak dua wartawan televisi Irak yang tengah bertugas hingga tewas.

"Mereka ditembak di dada dan kepala. Mereka tewas seketika," kata sumber keamanan di Irak, yang menolak disebutkan namanya, dengan alasan keamanan, sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 6/10).

Hingga kini, belum ada satu pun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan maut yang terjadi di kota Mosul Utara, Provinsi Niniwe tersebut. Gubernur Provinsi Niniwe, Atheel al-Nujaifi mengutuk keras pembunuhan dua wartawan itu.

"Ini (penembakkan) bertujuan untuk memberangus suara rakyat, suara kebenaran," tegasnya.

Selain Suriah, Irak dianggap salah satu negara paling berbahaya bagi wartawan. Menurut Kelompok Jurnalisme Kebebasan Baghdad, sebanyak 261 wartawan telah tewas dan 46 lainnya diculik sejak tahun 2003 atau sejak Amerika Serikat menginvasi Irak.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA