Terima Sumbangan Asing, PM Jepang Tolak Mundur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 11 Maret 2011, 16:03 WIB
Terima Sumbangan Asing, PM Jepang Tolak Mundur
RMOL. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengakui telah menerima sumbangan dari luar negeri untuk kepentingan kampanye politiknya. Kan mengatakan bahwa dia tidak menyadari bahwa yang memberi sumbangan adalah seorang warga negara Korea Selatan.

"Saya kira dia seorang warga Jepang karena namanya mirip dengan nama Jepang. Saya tidak menyadari kalau dia warga asing," ujar Naoto Kan seperti dilansir BBC, Jumat (11/3).

Kendati demikian, Kan tetap keukeuh untuk mempertahankan jabatannya. Ia berkelit, hukum Jepang melarang praktek tersebut hanya jika dilakukan secara sadar. Ia juga berencana untuk mengembalikan sumbangan itu jika sudah ada kepastian bahwa orang tersebut adalah warga asing.

Hari Minggu (6/3) Menteri Luar Negeri Jepang Seiji Maehara sudah mengundurkan diri setelah mendapat kecaman karena kasus serupa, menerima uang dari seorang warga asing.

Jepang telah menerapkan pelarangan bagi politisi untuk menerima sumbangan dari warga asing yang bertujuan untuk mencegah negara-negara asing mempengaruhi politik dalam negeri Jepang.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA