Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ke Korsel, DPR Upayakan Bebas Visa Bagi WNI

Laporan: | Rabu, 21 Maret 2018, 08:24 WIB
Ke Korsel, DPR Upayakan Bebas Visa Bagi WNI

Foto: GKSB DPR

Grup Kerja Sama Antar-Parlemen (GKSB) DPR RI-Parlemen Korea Selatan melakukan kunjungan ke Korsel, Selasa (20/3).

Delegasi yang dipimpin Evita Nursanty itu menghelat pertemuan dengan Wakil Ketua Parlemen Korsel Shim Jae-chul, Grup Persahabatan Parlemen Korsel dan Forum ASEAN-Korea.

Nursanty menyampaikan bahwa kunjungan ke Korsel membawa banyak kepentingan Indonesia utamanya memperkuat kontak antarmasyarakat kedua negara.

"Sebagai representasi rakyat, dalam kunjungan ini kami menekankan urgensi promosi hubungan antarmasyarakat. Ini penting sebagai bagian implementasi special strategic partnership yang dicanangkan kedua negara," ujar legislator PDI Perjuangan tersebut.

Lebih jauh, perempuan yang juga duduk di Komisi I DPR itu meminta Parlemen Korsel menekan pemerintahnya untuk mempermudah akses masuk WNI ke negaranya.

"Saya sampaikan ke Parlemen Korsel pentingnya reciprocal treatment dimana Indonesia telah memberikan bebas visa bagi warga Korsel. Minimal kita meminta permudah akses visa. Maksimal memberikan bebas visa," tegas dia.

Bahkan, politisi yang juga anggota UN-Affair (sebuah komite di Inter-Parliamentary Union) itu menggarisbawahi bahwa misi utama kunjungan GKSB adalah promosi pembebasan visa bagi WNI ke Korsel.

"Saya berpendapat, kebijakan bebas visa bagi masyarakat Indonesia adalah langkah konkrit kebijakan baru itu. Korsel harus melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat menjanjikan. Bebas visa terbatas ke Pulau Jeju hanya langkah awal. Ke depan, Korsel harus mempertimbangkan bebas visa bagi WNI. Saya percaya pembebasan visa akan berdampak ke banyak sektor," imbuh anggota DPR dari Dapil Jateng III ini.

GKSB DPR Korsel adalah salah satu dari 51 kelompok persahabatan yang dibentuk Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), salah satu Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Delegasi GKSB DPR Korsel diikuti Tabrani Maamun (Fraksi Golkar), Rahayu Saraswati (Fraksi Gerindra), A. Bakri HM dan Viva Yoga Mauladi (Fraksi PAN), Siti Mukaromah (Fraksi PKB), Hamdani (Fraksi Nasdem) dan Fandi Utomo (Fraksi Demokrat).[wid]       
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)