Komisi X Sayangkan Kondisi Museum Sultan Suriansyah
| Selasa, 06 Maret 2018, 10:48 WIB

Komisi X DPR menyayangkan
kondisi Museum Sultan Suriansyah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan,
tidak terawat dengan baik. Padahal, museum ini memiliki koleksi yang
cukup banyak.
"Museum merupakan salah satu wahana untuk menambah
wawasan masyarakat. Kami sangat menyayangkan, museum yang bersejarah ini
tidak dirawat dengan baik," tutur Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri
Faqih saat meninjau Museum Sultan Suriansyah di Banjarmasin, Kalsel,
Kamis (1/3) pekan lalu.
Politisi Fraksi PKS itu mengemukakan,
walaupun dimensinya terlihat kecil, Museum Sultan Suriansyah memiliki
nilai sejarah dan banyak cerita melalui media foto yang di tempel di
setiap sudut ruang. Namun, banyak dokumen yang tidak terkumpul dengan
baik.
"Yang terkumpul sekarang itu berupa foto yang sudah mulai
pudar dan akan hilang jika tidak dirawat. Ini sayang sekali, karena
nilai sejarahnya tinggi sekali," jelasnya.
Untuk itu, ia mendesak
pemerintah daerah untuk melakukan legal deposit sejarah yang ada di
Museum Sultan Suriansyah, berdasarkan UU 4/1990 tentang Serah Simpan
Karya Cetak dan Karya Rekam.
Pihaknya juga akan meminta Perpusnas, Arsip dan Pemerintah Daerah untuk melestarikan dokumen yang ada di museum.
"Harus
ada tindakan dari pemerintah. Sejarah ini harus disimpan dengan baik,
bila perlu dikonversi ke digital. Karena ini memiliki nilai sejarah
mulai dari melawan penjajah, hingga perjuangan masuknya Islam ke
Indonesia sampai di Banjar," tutup politisi dapil Jawa Tengah itu.
[wid/***]