Komisi III Dorong BNNP Jateng Lebih Performa
| Kamis, 01 Maret 2018, 11:46 WIB
Aboe Bakar Al-Habsyi/Humas DPR

Peredaran narkoba menjadi salah satu persoalan yang paling mendapat sorotan dan catatan serius bagi Komisi III DPR saat kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah.
Demikian dikatakan anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al-Habsyi di sela-sela pertemuandengan Kepolisian Daerah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.
"Kami mendorong agar BNNP Jateng meningkatkan performanya dalam pengungkapan narkoba. Karena dalam setahun ini, mereka hanya mengungkap 15 perkara, sedangkan Polda Jawa Tengah bisa mengungkap 678 perkara. Karenanya, saya mendorong agar BNNP Jateng lebih giat lagi dalam pemberantasan narkoba," ucap pria yang akrab disapa Habib itu di Semarang, Jateng, Selasa (27/2) lalu.
Habib menyampaikan bahwa Komisi III DPR juga mengevaluasi kinerja Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jateng. Hal itu perlu dilakukan, karena ternyata 70 persen peredaran narkoba di Jawa Tengah dikendalikan dari dalam lapas.
"Bahkan kemarin sempat terungkap adanya satu napi yang bisa mengendalikan peredaran narkoba dari Lapas Nusa Kambangan. Selain itu didapati fakta, adanya satu Kalapas yang memberikan kemudahan sehingga narkoba bebas keluar masuk lapas. Ini catatan yang sangat penting buat kami," bebernya.
Politisi Fraksi PKS itu meminta agar ke depan, Menteri Hukum dan HAM memberikan perhatian serius pada perbaikan mentalitas SDM.
"Terkait tren meningkatnya penyelundupan narkotika di Indonesia, saya menilai ini adalah masalah yang perlu mendapat penanganan sangat serius oleh pemerintah. Indonesia saat ini sedang perang dengan narkoba, bukan oleh pasukan tentara," terangnya.
[wid/***]