Program 'Kerakyatan' Kementan Dan KKP Bisa Sinergi Dengan Pesantren
Laporan: | Selasa, 07 November 2017, 12:46 WIB

Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan Perikanan sebaiknya mensinergikan program kerakyatan yang ada di kedua kementerian itu dengan pesantren.
Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin mengatakan, dari berbagai pesantren yang ia kunjungi di beberapa wilayah Indonesia termasuk di daerah pemilihannya, ternyata banyak hal-hal positif mengembangkan pesantren dengan basis pertanian, peternakan dan perikanan darat.
"Mentan periode ini sudah setuju dan tertarik untuk mensinergikan pertanian dan peternakan di pesantren. Tinggal Kementerian Kelautan perlu dorongan lebih agar memberikan porsi programnya pada pengembangan perikanan darat di pesantren," ujar Akmal dalam keterangannya, Selasa (7/11).
Legislator PKS daerah Sulawesi Selatan II ini mengatakan, bahwa sinergi program pertanian dan peternakan dengan pesantren mulai gencar sejak periode Presiden SBY periode pertama dengan menteri pertaniannya, Anton Apriantono. Saat itu, program andalannya antara lain Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), Bantuan Sosial (Bansos Traktor, Pompa Air, “Rice Milling Unit†/ RMU), Penyelamatan Sapi Betina Produktif dan Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA).
Program-program Kementan, menurut Akmal, sangat efektif diimplementasikan ke pesantren karena sangat minim penyimpangan, kelalaian atau wanprestasi. Bahkan jika perlu, Kementan dapat mengimplementasikan program SDM pertanian di pesantren. Sebagai contoh dapat diaplikasikan program SMD (Santri Membangun Desa), PPMD (Pemuda Penggerak Membanngun Desa), dan PMT (Penyelia Mitra Tani) pada pesantren yang memiliki basis ekonomi syari’ah.
"Saya kira DPR dan Kementan sudah banyak memiliki kesepahaman bahwa program pemerintah bidang pertanian dan peternakan bersumber dari APBN dapat berjalan di pesantren. Bahkan menteri pertanian saat ini sangat antusias meski porsi untuk program pesantren ini masih kecil," ucap anggota Banggar ini.
Sedangn untuk program periakan darat, kata Akmal. menteri Kelautan Perikanan perlu dorongan lagi agar mampu bersinergi dengan pesantren. Saat ini, budidaya perikanan darat di pesantren lebih banyak bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas perikanannya. Sedangkan alokasi dari pemerintah pusat perlu ditingkatkan lagi.
[wid]