Mahasiswa Rusia Diskusi Keberagaman Indonesia Bareng Fadli Zon
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi | Minggu, 15 Oktober 2017, 15:28 WIB

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyempatkan diri untuk berdialog dengan sejumlah mahasiswa Rusia yang mempelajari sejarah dan budaya Indonesia di Pusat Nusantara Universitas Negeri Saint Peterseburg, yang dipimpin Alexander Ogloblin.
Pertemuan dengan belasan mahasiswa S1 yang belajar bahasa dan budaya Indonesia itu digelar disela kegiatan sidang Inter Parliamentary Union (IPU) ke-137.
Sejumlah pertanyaan seputar hubungan antar umat beragama di Indonesia disuguhkan para mahasiswa kepada Fadli Zon.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian memaparkan bahwa keberagaman, kebhinekaan, baik suku, agama, maupun budaya, sudah menjadi bagian dari Indonesia yang idak terpisahkan. Dengan tingkat keragaman yang tinggi, potensi adanya gesekan sosial tentu ada.
"Namun demikian, secara umum dapat dikatakan masyarakat Indonesia dapat hidup berdampingan secara rukun dan saling menghormati," jelasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (15/10).
Dialog yang berjalan hangat tersebut, berlangsung di sebuah ruangan sederhana yang menjadi Pusat Nusantara di lantai 3 Universitas Negeri St. Petersburg. Pusat Nusantara sudah berdiri sejak tahun 1955. Sejak itu, Pusat Nusantara yang dipimpin Alexander Ogloblin telah banyak menghasilkan lulusan yang bekerja di berbagai bidang, termasuk sejumlah diplomat Russia.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengamati bahwa para mahasiswa bimbingan Alexander Ogloblin memiliki semangat luar biasa dalam mempelajari bahasa dan sejarah Indonesia.
"Ini potensi yang harus dijaga dan dikembangkan dalam hubungan Indonesia-Rusia," tutur Fadli.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon yang didampingi oleh Wakil Dubes RI di Rusia, Lasro Simbolon, akan mendorong upaya dukungan pengembangan terhadap Pusat Nusantara di Universitas St Petersburg dengan berbagai pihak di Indonesia.
[ian]