Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Fadli Zon: Rusia Dukung RI Untuk Krisis Rohingya

Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi | Minggu, 15 Oktober 2017, 06:47 WIB
Fadli Zon: Rusia Dukung RI Untuk Krisis Rohingya

Fadli Zon dan Umakhanov/Dok

Menjelang pembukaan 137th Inter Parliamentary Union (IPU) di Saint Petersburg, Rusia, Ketua Delegasi DPR Dr.Fadli Zon berhasil membentuk kesepakatan bilateral dengan Wakil Ketua Senat Federasi Rusia Mr.Umakhanov.

Fadli Zon dalam pertemuan bilateral tersebut, meyakinkan Rusia untuk turut memberikan dukungan proposal emergency item yang diusulkan Indonesia. Delegasi Rusia bersepakat untuk menjadikan krisis Rohingya sebagai agenda pembahasan dalam IPU ke-137.

Fadli Zon yang wakil ketua DPR juga menyinggung isu Papua Barat, yang belakangan ini aktif dikampanyekan oleh beberapa negara terkait hak asasi manusia. Fadli Zon menegaskan kepada delegasi Rusia bahwa Papua merupakan bagian integral Indonesia, dan meluruskan sejumlah tuduhan yang direkayasa atas adanya isu pelanggaran HAM.

Merespon hal tersebut, Umakhanov memastikan negaranya mendukung Indonesia sepenuhnya.

Umakhanov pun menyampaikan ungkapan terima kasih kepada delegasi parlemen Indonesia, yang telah hadir dalam IPU ke-137 di Saint Petersburg.

Sebagai negara sahabat, dan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, menurut Fadli, kehadiran delegasi parlemen Indonesia pasti memberikan kontribusi yang konstruktif dalam pertemuan IPU. Hal ini ditandai dengan diterimanya hampir seluruh masukan delegasi parlemen Indonesia terhadap proposal resolusi yang diajukan Rusia dalam komite Demokrasi dan HAM.

"Kemajuan demokrasi di Indonesia yang berdasarkan Pancasila menjadi pembelajaran penting bagi wacana demokrasi di dunia. Bahwa, praktik demokrasi tidak dapat disamakan di setiap negara. Demokrasi memiliki akar sejarah, tradisi, dan latar belakang yang berbeda di tiap-tiap negara," kata Fadli Zon melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Fadli menambahkan, hubungan Indonesia - Rusia sudah lama terjalin di berbagai bidang mulai ekonomi, politik, budaya dan pariwisata. Ia optimis, neraca perdagangan Indonesia - Rusia masih surplus untuk Indonesia dan masih bisa terus dikembangkan, khususnya terkait bidang pertahanan.[wid]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)