Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Komisi V Janji Bantu Perluasan Pelabuhan Saumlaki

Laporan: Ruslan Tambak | Rabu, 04 Oktober 2017, 09:27 WIB
Komisi V Janji Bantu Perluasan Pelabuhan Saumlaki

Foto/Humas DPR

. Pelabuhan Saumlaki di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) yang saat ini memiliki panjang sekitar 240 meter, sudah padat. Semua sudut daripada pelabuhan laut ini terisi dengan kapal-kapal barang. Belum lagi apabila datang kapal Pelni.

"Jika datang kapal putih yang dipakai istilah oleh masyarakat Saumlaki atau kapal Pelni, maka kapal-kapal barang ini akan keluar. Dan jika kita pahami manakala tingkat bongkar muat itu mengalami delay maka beban daripada harga yang dijual di pasar itu adalah akumulasi daripada pengiriman barang dari kapal ini akan naik," kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Michael Wattimena di sela-sela kunjungannya bersama Tim Komisi V ke Pelabuhan Laut Saumlaki di MTB, baru-baru ini.

Hal tersebut dinilai politisi Demokrat ini, tidak efektif. Menurut Michael, Pemerintah Daerah Kabupaten MTB dan Kepala Unit Pelaksana Proyek (UPP) Pelabuhan Laut Saumlaki berharap ke depan ada perpanjangan 30 meter pada sisi kiri daripada pelabuhan laut ini.

Jelas dia, pada prinsipnya Komisi V DPR akan membantu perluasan perpanjangan sekitar 30 meter pada sisi kiri Pelabuhan Laut di Saumlaki. Namun harus ada sinergi antara UPP Pelabuhan Laut Saumlaki dengan Pemerintah Kabupaten MTB.

"Hal ini agar bisa memfasilitasi kapal-kapal yang saat ini bisa kita lihat tidak ada sejengkal pun yang kosong daripada pelabuhan ini. Semuanya terisi. Itu berarti saat ini saja belum lagi jika pengoperasian gas Blok Masela. Bisa kita lihat bahwa roda ekonomi di MTB berjalan baik dengan indikasi begitu banyak kapal yang bongkar muat di pelabuhan ini," jelas legislator daerah pemilihan Papua Barat ini.

Lebih lanjut Michael menjelaskan, bahwa ekonomi sebuah daerah perairan maju pesat, salah satu indikatornya adalah begitu banyaknya terjadi bongkar muat kapal terhadap kebutuhan masyarakat di pelabuhan. [rus/***]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)