Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

DPR: Larangan PKI Tanggung Jawab Bersama, Tapi Jangan Main Hakim Sendiri

Laporan: | Selasa, 19 September 2017, 13:23 WIB
DPR: Larangan PKI Tanggung Jawab Bersama, Tapi Jangan Main Hakim Sendiri

Taufik Kurniawan/RMOL

Pimpinan DPR RI menyayangkan sikap sekelompok orang yang menyerbu kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Minggu (17/9) malam.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyayangkan sikap masyarakat yang mudah terprovokasi dengan isu komunisme. Apalagi, dalam kasus YLBHI masyarakat secara sepihak menyebut YLBHI sedang berupaya membangkitkan kembali PKI.

Politisi PAN ini mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika menemukan dugaan-dugaan kemunculan PKI.

"Bahwa itu adalah tanggung jawab kita untuk melarang bahwa PKI itu yang sangat menyakitkan dan menyedihkan kita semua dan jangan terulang lagi. Adanya konflik horizontal kita serahkan ke Polri dan TNI," tukasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9).

Taufik menjelaskan bahwa negara ini sudah melarang keberadaan PKI. Pelarangan itu sebagaimana termaktub dalam TAP MPR 25/1966.

"Harus sadari bahwa PKI sebagai partai terlarang itu diakui dengan ketetapan MPR. Sepanjang itu belum dicabut itu tetap menjadi keputusan bangsa dan negara," jelasnya. [ian]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)