Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Komisi V Wacanakan Monumen Korban Kecelakaan Helikopter Basarnas

Laporan: | Sabtu, 08 Juli 2017, 02:50 WIB
Komisi V Wacanakan Monumen Korban Kecelakaan Helikopter Basarnas

RMOL

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis berharap korban kercelakaan helikopter Basarnas yang gugur  dikenang lewat sebuah monumen. Menurutnya, monumen itu bisa berbentuk bintang atau yang lainnya agar para korban bisa terus dikenang karena gugur dalam tugas.

Komisi V sendiri telah melakukan kunjungan kerja spesifik ke kantor SAR Semarang pada Selasa lalu (4/7) guna menggali keterangan mengenai kecelakaan helikopter Basarnas di Temanggung, Jawa T0engah. Helikopter itu sedianya melakukan evakuasi korban letusan Kawah Sileri di Pegunungan Dieng.

"Penting ada semacam monumen bagi rescuer kita atau dalam bentuk bintang di kantor Basarnas. Kebanggaan dari tim rescue itu. Di beberapa negara ada itu, kita akan bicarakan hal itu dengan Kepala Basarnas," kata Fary.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, selain menghormati anggota tim Basarnas dan kru helikopter, keluarga yang ditinggalkan juga harus diperhatikan. Kenaikan pangkat bagi anggota Basarnas yang menjadi korban perlu dilakukan. Dia juga berharap pihak terkait memberikan bantuan untuk istri dan anak para korban.

"Anak-anak korban juga harus diperhatikan, ini penting. Kami memberi dukungan penuh terhadap Basarnas karena Basarnas seperti tangan Tuhan yang pertama mengevakuasi korban-korban," jelas Fary.

Helikopter yang mengalami kecelakaan itu membawa delapan penumpang yang menjadi korban tewas, yakni Kapten Laut (P) Haryanto, Kapten Laut (P) Ii Solihin, Sersan Kepala Mpu Hari Marsono, dan Pembantu Letnan Satu LPU Budi Santoso yang merupakan kru helikopter. Sementara dari Tim Basarnas, yakni Maulana Afandi, Nyoto Purwanto, Budi Restiyanto, dan Catur Bambang Sulistiyo. [wah]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)