DIRUT PERTAMINA BARU
Komisi VII Beri Waktu Enam Bulan Untuk EEM Tunjukkan Kinerja
Laporan: | Sabtu, 18 Maret 2017, 23:16 WIB

Anggota Komisi VII DPR Joko Purwanto mengaku heran dengan pemilihan Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina. Namun, dia tidak mengkritik banyak-banyak dulu. Dia memilih memberi waktu selama enam bulan untuk EMM membuktikan kinerjanya.
‎Joko melihat, pemilihan Elia sebagai orang nomor 1 di Pertamina diwarnai nuasa kepentingan. Sebab, EMM tidak memiliki pengalaman sama sekali di bidang migas. Sebelumn‎ya, dia adalah Dirut PT Perkebunan Nusantara III.
Kata politisi PPP ini, banyak yang menganggap keterpilihan EMM semata-mata karena yang bersangkutan orang dekat Menteri BUMN Rini Soemarno. ‎Dia pun merasa demikian.
"Kenapa pemerintah berspekulasi dengan memilih orang baru untuk memimpin Pertamina? Di tubuh Pertamina sendiri kan banyak orang yang mumpuni di bidangnya. Jadi, wajar kalau saya dan sejumlah pihak berpikir negatif tentang pemilihan Elia," tegasnya, Sabtu (18/3).
Menurut Joko, sebenarnya posisi direksi Pertamina tidak perlu dirombak. Sebab, Dwi Soetjipto ‎sudah bekerja dengan baik. Dalam kepemimpinan dalam dua tahun lebih, Dwi memperlihatkan kinerja yang
oke. Bisnis Pertamina tetap baik meski saat itu harga minyak dunia sedang anjlok.
"Ada agenda apa sehingga direksi Pertamina harus diganti? Padahal, kita sama-sama tahu kalau direksi sebelumnya telah membuktikan kinerjanya, bahkan mencatatkan rekor keuntungan tertinggi dalam sejarah Pertamina," imbuhnya.
Namun, Joko berusaha untuk tetap memberi kesempatan kepada EEM untuk menunjukkan kerjanya di Pertamina.
"Silakan Elia membuktikan kinerjanya dalam enam bulan ke depan," tandasnya.
[rus]