Akom: Pendiri Soksi Layak Dapat Gelar Pahlawan
Laporan: | Jumat, 18 November 2016, 18:19 WIB

Ketua DPR RI Ade Komarudin yang juga Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi), berziarah ke makam Alm. Prof. Dr. Suhardiman, SE, pendiri Soksi. Puncak, Tugu Cisarua, Bogor, Jumat (18/11).
"Saya selaku ketua umum Soksi beserta pengurus, beserta senior, sudah merencanakan cukup lama untuk berziarah kepada pendiri Soksi Prof. Dr. Suhardiman," katanya.
Menurut Akom, Prof. Dr. Suhardiman bukan sekedar pendiri Soksi, tetapi sebagai pejuang kemerdekaan melawan penjajah, dan kemudian mengabdikan diri di pemerintahan dan di Tentara Nasional Indonesia.
Almarhum, kata dia, berjuang saat penjajahan dan di zaman Bung Karno dikenal sebagai tokoh yang sangat gigih melawan paham Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Pendirian Soksi, kemudian secara organisatoris dan sistematis sebagai basis perlawanan terhadap gerakan G30SPKI. Setelah itu, kemudian beliau mengabdikan diri selanjutnya di BUMN dan TNI dan kemudian di DPR RI dan Dewan Pertimbangan Agung."
Menurut Akom, Prof. Dr. Suhardiman layak diberikan gelar sebagai pahlawan nasional. Meski gelar baru bisa didapatkan setelah melalui keputusan dewan gelar tanda jasa dan kehormatan.
"Bagi kami walaupun dewan gelar belum memberikan keputusannya untuk menyatakan bahwa beliau adalah pahlawan nasional, tapi bagi kami Soksi beliau adalah pahlawan yang perlu dihargai. Dan kami dateng kesini dalam rangkaian hari pahlawan itu," terangnya.
"Dan Soksi akan berjuang memperjuangkan agar beliau diberikan seperti pahlawan nasional yang lain,diberikan gelar sesuai hak nya atas segala jerih payah dan perjuangannya dari semasa masih muda hingga wafatnya."
[sam]