Ketua DPR: Pendemo Tidak Boleh Menginap Tanpa Koordinasi
Laporan: | Kamis, 03 November 2016, 18:54 WIB

Ketua DPR RI Ade Komarudin belum menerima surat permintaan dari pimpinan demo Aksi Bela Islam untuk menginap di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (4/11) besok.
"Sampai saat ini saya belum menerima," akunya ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/11).
Akom mengimbau pimpinan demo melakukan koordinasi dengan DPR jika hendak menggunakan gedung DPR. Termasuk, menggunakan fasilitas Masjid DPR untuk menginap.
"Koordinasi dengan baik, pimpinan demo siapa kan harus jelas. Kan sampai saat ini kita enggak tau siapa pimpinan demo ini," jelasnya.
Akom menegaskan, pendemo tidak boleh memakai fasilitas DPR untuk menginap tanpa ada izin terlebih dahulu. Sebab, gedung DPR RI biasanya dipakai untuk sidang anggota.
"Tidak boleh pakai, yang pasti bahwa ini fasilitas negara. Tapi tentu bila ada permohonan bisa kita bicarakan, bisa bicarakan dengan pimpinan dewan lain. Bisa saja, kita ada Masjid, kita bisa koordinasikan," tegasnya.
Soal apakah pihaknya akan meningkatkan pengamanan agar para pendemo menggunakan Gedung DPR tanpa izin untuk menginap, Akom menjawab diplomatis.
"Kita serahkan seluruhnya pada aparat kepolisian dan TNI, semua fasilitas vital termasuk DPR," demikian politisi Golkar ini.
[sam]