Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

DPR Apresiasi Tender PLN, Kabarnya Pertamina Kasih Penawaran Terbaik

Laporan: | Senin, 10 Oktober 2016, 12:59 WIB
DPR Apresiasi Tender PLN, Kabarnya Pertamina Kasih Penawaran Terbaik

Foto: Net

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dinilai sukses melakukan evaluasi tender Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1.

Sampai saat ini, Pertamina menjadi konsorsium yang memberikan penawaran terbaik dan selisih yang signifikan dari peserta lain.

"Kita apresiasi proses tendernya berjalan baik," kata anggota Komisi VII DPR Hari Purnomo.

Menurut Hadi, jika nantinya Pertamina memenangkan tender ini, maka bisa dijadikan patokan proyek-proyek PLN selanjutnya.

Pertamina diketahui menggandeng Marubeni dan Sojits ketika mengikuti tender tersebut. Tawaran yang diajukan konsorsium Pertamina tersebut berada di urutan pertama, diikuti konsorsium PT Adaro Energi Tbk-Sembcorp Utilities PTY Ltd dan konsorsium Mitsubishi. Perbedaan harga kabarnya mencapai 2,3 sampai 2,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 30 triliun sepanjang masa kontrak.

Hal senada juga diutarakan Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu. Menurut Gus, bila tercipta harga dengan kepastian tetap menjaga kualitas dan standar yang telah ditetapkan, tentu menjadi penghematan yang luar biasa bagi PLN dan negara.

"Kalau bisa dengan investasi yang lebih rendah tentu lebih bagus. Tentu saja dengan kualitas yang tetap terjaga," kata Gus.

Sekedar informasi, tender PLTGU Jawa 1 diikuti oleh empat konsorsium. Mereka adalah, konsorsium Mitsubishi Corp-JERA-PT Rukun Raharja Tbk-PT Pembangkitan Jawa Bali, dan konsorsium PT Adaro Energi Tbk-Sembcorp Utilities PTY Ltd.

Kemudian, konsorsium PT Medco Power Generation Indonesia-PT Medco Power Indonesia-Kepco-dan Nebras Power, serta konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojits.

Berdasarkan Request for Proposal dari PLN yang dibuat konsultan Ernst&Young untuk melelang pekerjaan PLTGU Jawa 1, rencana titik serah listrik dilakukan di dua titik, yaitu Muara Tawar dan Cibatu Baru Karawang.

Dua titik serah ini telah mempertimbangkan efisiensi pembangunan PLTGU. PLTGU Jawa-I merupakan salah satu bagian dari proyek listrik 35 ribu MW yang akan terealisasi pada akhir 2020.[wid]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)