Pilkada DKI Harus Jadi Cermin Demokrasi Indonesia
Laporan: | Jumat, 23 September 2016, 21:48 WIB

Perhelatan Pilkada DKI Jakarta telah menyedot perhatian publik yang luar biasa. Bukan hanya warga Ibu Kota, masyakarat di daerah juga ikut memerhatikan setiap proses dan tahapan Pilkada Jakarta. Untuk itu, para calon dan partai politik pengusung diharapkan dapat memperlihatkan sikap yang baik dan menjunjung tinggi nilai demokrasi, sehingga bisa dijadikan contoh oleh publik.
"Pilkada DKI Jakarta diharapkan bisa menjadi cermin pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Sebab, sebagai ibu kota negara, Jakarta memiliki posisi yang sangat strategis dan juga tingkat kompleksitasnya yang tinggi,†ucap anggota Komisi II DPR Rahmat Hamka di Jakarta, Jumat (23/9).
Untuk Pilkada yang berkualitas, kata politisi PDIP ini, para calon dan partai pengusung harus mampu menghadirkan sikap yang bertanggung jawab dan menghindarkan praktik-parktik yang menodai demokrasi seperti dengan mempermasalahkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Para calon dan partai politik pengusung harus lebih mengedepankan program membangun Jakarta dalam upaya meraih hati dan simpati para pemilih.
"Program, ide, dan gagasan yang harus dikedepankan. Suguhkan sesuatu yang bisa dipahami masyarakat bahwa muara dari demokrasi adalah kesejahteraan,†jelas Rahmat.
Anggota DPR dari dapil Kalimantan Tengah ini menjelaskan, semua calon dalam Pilkada DKI Jakarta benar-benar melakukan proses yang baik. "Kita berharap, semua kandidat bisa menampilkan wajah demokrasi yang sehat. Tidak boleh ada upaya-upaya diskriminasi dan intimidasi,†tandasnya.
[sam]