Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Akom: Korban Bencana Di Garut Dan Sumedang Mesti Diberi Pengungsian Yang Layak

Laporan: | Rabu, 21 September 2016, 13:33 WIB
Akom: Korban Bencana Di Garut Dan Sumedang Mesti Diberi Pengungsian Yang Layak

Ade Komarudin/Net

Ketua DPR RI, Ade Komarudin, merasakan duka yang dalam menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang menimpa Kabupaten Garut dan Sumedang di Jawa Barat sejak kemarin malam.

Ia berharap Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Barat dapat terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

"Sesama orang Jawa Barat, saya sangat berdukacita atas kejadian banjir bandang dan tanah longsor di Garut dan Sumedang. Saya minta penanggulangan musibah ini dilakukan dengan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya," ujar Akom, sapaan akrabnya, di Jakarta, Rabu (21/9).

Akom menekankan, semua pihak yang tergabung dalam Tim SAR dan juga tim penanganan pengungsi harus menyediakan fasilitas yang baik demi menghilangkan trauma dan kekhawatiran masyarakat korban atas musibah yang menimpanya.

"Semua tim harus terus bekerjasama dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban. Tolong diberi perhatian juga pada kelayakan dan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal sementara para pengungsi," katanya.

Akom mengkhawatirkan bakal terjadi bencana banjir dan longsor susulan. Kekhawatirannya berlandas pada data BNPB yang menyebut hujan dengan intensitas tinggi akan terus terjadi hingga bulan Januari 2017.

"Saya mengimbau juga agar para kelompok penanggulangan bencana terus waspada, karena dikhawatirkan terjadinya banjir dan longsor susulan, keselamatan para korban harus terus dijaga," tegasnya.

Hujan deras yang terjadi kemarin malam (Selasa, 20/9) sejak pukul 19.00 WIB menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik secara cepat. Pukul 20.00 WIB banjir setinggi lutut, kemudian sekitar jam 23.00 WIB banjir setinggi 1,5 hingga 2 meter. Saat ini sebagian banjir sudah surut. Ini menunjukkan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis.

Dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat pada Selasa (20/9) pukul 22.00 WIB.

Laporan resmi dari Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang Garut menyebutkan bahwa 16 orang tewas dan 8 orang masih dalam pencarian. Sekitar 1.000 jiwa diungsikan ke Korem 062 Tarumanegara, Kodim 0611 Garut, dan beberapa pos pengungsian lain.

Sementara longsor di Sumedang menyebabkan tiga orang tewas, dua orang luka dan satu orang masih dalam pencarian. Tiga unit rumah rusak, satu mushola hancur dan 200 rumah terdampak di Dusun Ciherang. Di Dusun Cimareme tercatata dua unit rumah tertimbun, dan di Dusun Babakan Gunasari terdapat 100 jiwa dievakuasi. [ald]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)