Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Abaikan TKI, Komisi IX DPR Ultimatum Nusron Wahid

Laporan: | Senin, 19 September 2016, 16:23 WIB
Abaikan TKI, Komisi IX DPR Ultimatum Nusron Wahid

Nusron Wahid/Net

Desakan Nusron Wahid mengundurkan diri dari jabatan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) juga disuarakan wakil rakyat di Senayan.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago bilang, tugas yang dijalankan Nusron di BNP2TKI tidak mungkin bisa dilakukan maksimal jika pikirannya terpecah mengurusi Pilkada Jakarta.

Atas alasan itu, Irma mengingatkan supaya Nusron segera menentukan sikap fokus di BNP2TKI atau ketua tim pemenangan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama.

"Nusron harus memilih satu jabatan. Kalau dipaksakan, hal ini akan terus menjadi polemik," tegas politisi Nasdem ini.

Sebagai mitra kerja BNP2TKI, masalah rangkap jabatan ini dipastikannya menjadi sorotan Komisi IX DPR yang membidangi ketenagakerjaan. Apalagi, masih banyak permasalaham TKI yang belum diselesaikan.

"Kami sudah mendesak dan mengingatkan Nusron. Jangan sampai tugas negara mengurusi TKI diabaikan hanya karena urusan politik," jelasnya.

KPU belum membuka pendaftaran pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta dari parpol. Namun, Nusron dianggap sudah terlihat melakukan aktifitas politiknya.

"Kami tunggu sebelum pendaftaran calon ke KPU. Sebelum itu, Nusron harus menentukan sikapnya, pilih di BNP2TKI atau Pilkada DKI," tegasnya.

Hal senada diutarakan anggota Komisi IX DPR, Okky Asokawati. Ia mengkritik Nusron tak serius mengurusi masalah TKI.

"Sungguh memprihatinkan. Nusron Wahid yang belakangan lebih terlihat aktif sebagai politisi dan Ketua Tim Pemenangan Ahok daripada posisinya sebagai kepala BNP2TKI," kecam politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.[wid]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)