Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Pramono Anung Puji Kerja Keras Sekjen DPR

Laporan: Dede Zaki Mubarok | Senin, 07 Mei 2012, 21:28 WIB
Pramono Anung Puji Kerja Keras Sekjen DPR

nining indra saleh/ist

RMOL. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung memuji keuletan dan kerja keras Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh dalam menjalankan tugasnya khususnya terkait berbagai persoalan yang menyeret anggota Dewan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya beri garansi, bu Sekjen (Nining Indra) sangat bagus kerjanya. Beliau pekerja keras," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di Jakarta (Senin, 7/5).

Belakangan ini Nining Indra Saleh berkali-kali dipanggil KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi untuk beberapa anggota Dewan yang terjerat kasus dugaan korupsi. Antara lain kasus yang melibatkan anggota Banggar Wa Ode Nurhayati, kasus suap wisma atlet Angelina Sondak, kasus Nazarudin dan sebagainya.

Lebih lanjut Pramono menegaskan bahwa Sekjen DPR telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Sebelumnya saat membuka silaturahim anggota Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Ciater, Subang, Jawa Barat, Pramono mengkhawatirkan jika media terus menerus menghantam institusi DPR maka lama-lama gedung wakil rakyat tersebut akan menjadi rumah hantu.

"Nanti lama-lama gedung DPR ini akan jadi rumah hantu. Hantu blau. Maka anggota-anggota yang baru yang akan mengisinya hantu-hantu baru," kata Pramono Anung.

Lebih lanjut Pramono menjelaskan jika media terus menerus menghantam lembaga DPR maka ketidak percayaan masyarakat terhadap institusi tersebut akan meningkat.

Pramono mengkhawatirkan jika media terus menerus menjelek-jelekan institusi DPR, maka orang-orang baik akan tidak mau masuk menjadi anggota dewan, Pramono menegaskan jika ada anggota dewan yang tidak benar maka medaia boleh saja mengkritik habis-habisan terhadap anggota tersebut. Namun tambahnya jangan institusi DPR-nya yang dihabisi.

"Kalau ada anggota yang bresek, terkena kasus pidana, kasus moral. Yaaa dihantam saja, dikritik habis-habisan.[dem]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)