Pimpinan DPR: Agar Tak Jadi Trend, SBY Harus Respons Pesan Pelaku Bakar Diri
Laporan: Ruslan Tambak | Kamis, 08 Desember 2011, 12:45 WIB
RMOL. Beberapa fenomena yang terjadi belakangan ini di tengah masyarakat, seperti pembunuhan, bunuh diri, dan yang terbaru aksi bakar diri di depan Istana, mencerminkan ada yang salah dalam hal pembangunan ekonomi di negeri ini.
"Menurut saya ada sesuatu yang perlu menjadi pemikiran bersama bahwa dalam sistem pertumbuhan pembangunan yang kita lakukan ini ternyata juga berdampak sosial," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di gedung parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 8/12).
Khususnya, untuk aksi bakar diri di depan Istana, menurut Pram, pelaku ingin menarik perhatian publik. Karena itu, pasti ada pesan yang ingin disampaikan. "Saya belum tahu apa pesan itu. Kalau memang
message-nya kekecewaan, galau atau patah hati, persoalannya lain," jelasnya.
Tapi kalau aksi tersebut berhubungan dengan motif politik, pemerintah harus segera menanggapi.
"Ini harus ditanggapai pemerintah, apalagi ini (dilakukan) di depan Istana. Harusnya pemerintah cepat merespon apasih
message yang dia ingin sampaikan. Jangan kemudian ini menjadi
trend baru yang diikuti orang-orang lain nanti," demikian Pram.
[zul]