Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

DPR: Polisi Harus Tegas, Kepala Sekolah Harus Bertanggungjawab

Laporan: | Senin, 19 September 2011, 23:10 WIB
DPR: Polisi Harus Tegas, Kepala Sekolah Harus Bertanggungjawab

martin/ist

RMOL. Anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat meminta aparat kepolisian bersikap tegas terhadap aksi pengeroyokan oleh siswa SMA 6 Jakarta terhadap para wartawan.

Seperti diketahui, tadi siang, ratusan siswa SMA 6 menyerang dan memukuli para wartawan saat melakukan aksi di depan gedung sekolah itu. Para wartawan mempertanyakan pihak sekolah atas pengeroyokan dan penyitaan kaset rekaman milik wartawan Trans7, Oktavriadi, yang terjadi Jumat (16/9) lalu.

"Tindakan anarkis itu harus disikapi dengan tegas dan bijak oleh aparat penegak hukum," kata Martin kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 19/9).

Martin tidak terlalu aneh dengan tradisi kekerasan yang sering dilakukan siswa SMA 6. Saat dirinya menjadi siswa di sekolah yang banyak diisi oleh anak artis dan pejabat itu, kekerasan sudah sering terjadi. "Seingat saya waktu sekolah di SMA 6, dulu tidak pernah siswa-siswa itu sampai begitu berani menganiaya wartawan," ulas alumi SMA 6 tahun 70 itu.

Martin menilai Kepala Sekolah SMA 6 tidak bisa lepas tangan, seolah-olah tidak ikut bertanggung jawab terhadap aksi kekerasan yang dilakukan para siswa kepada wartawan itu.

"Masyarakat tentu mempertanyakan bagaimana hasil disiplin dan pendidikan yang ditanamkan kepada anak-anak didiknya selama ini," katanya.
 
Untuk itulah, kata Martin lagi, sebaiknya Kepala Sekolah SMA 6 mengajak orang tua siswa untuk membicarakan hal itu, agar bisa menyelesaikannya persoalan tersebut dengan bijak tanpa mengabaikan aspek hukumnya. "Agar tidak terulang lagi," usulnya.
Diceritakan Martin, dulu sebenarnya telah ada upaya untuk mengatasi tradisi kekerasan dan tawuran yang sering dilakukan para siswa SMA 6. Antara lain, dengan mendirikan Gelanggang Remaja Bulungan pada tahun 1970.

"Melihat  kejadian ini ada baiknya Pemda DKI mereposisi kembali fungsi dan peranan Gelanggang Remaja Bulungan ini dalam meredam tawuran antar pelajar yg sering terjadi di daerah ini," pintanya. [dem]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)