Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

HDAC Kagum Dengan Demokrasi di Indonesia

Laporan: Dede Zaki Mubarok | Jumat, 25 Februari 2011, 21:00 WIB
HDAC Kagum Dengan Demokrasi di Indonesia RMOL. HDAC (House Democracy Assistance Commission) menyampaikan kekagumannya terhadap negara Indonesia karena sebagai negara dengan mayoritas musilm terbesar dan terdiri dari berbagai macam ras dan suku bangsa tetapi tetap bisa membangun negaranya dengan demokratis.

Hal tersebut disampaikan oleh David Dreier harga perwakilan HDAC saat pertemuannya dengan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI di Ruang Rapat BURT, Nusantara II, beberapa waktu lalu.

“Indonesia tidak saja berhasil dalam membangun pemerintahan yang demokratis, tetapi Indonesia juga berhasil dalam membangun kemandirian di bidang Legislatif. Berbeda dengan Legislatif di Amerika, Legislatif di Indonesia bisa merekrut karyawannya sendiri yang dibentuk dalam sebuah wadah kesekjenan, sedangkan di Amerika kesemuanya itu terpusat di pemerintahan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua BURT, Pius Lustrilanang mengatakan, Indonesia memang telah berhasil membuat negara yang demokratis tetapi saat ini pun Indonesia telah berhasil membuat Renstra (Rencana Strategis) 2010-2014 untuk mendukung kinerja legislatif dan sedang menyiapkan untuk membentuk Badan Fungsional Keahlian.

“Selain itu untuk membangun dan memperbaiki kinerja Parlemen, kami pun sedang mengembangkan website, memperbaiki fasilitas perpustakaan, dan sedang merencanakan penyediaan rumah aspirasi  dan pembangunan maupun perbaikan sarana dan prasarana Gedung Parlemen,”tambah Pius.

Rendy M. Affandy Lamadjido menambahkan, minimnya tenaga ahli memang memerlukan perhatian khusus, karena keadaan saat ini, masing-masing anggota hanya mempunyai satu orang tenaga ahli, dengan pengetahuan yang terbatas sehingga memang dibutuhkan penambahan beberapa orang staf tenaga ahli agar adanya pertukaran pikiran.

Pada akhir pertemuan, Pius mengharapkan agar komunikasi yang terjalin dengan HDAC dapat terus terjalin agar dapat terus bertukar pikiran dan dapat memberi masukan antar sesama Parlemen.[ald]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)