Pemain film
Platina Data dan
Attack on Titan ini bilang, ia merupakan warga global yang terbuka dengan ras dan budaya apa pun. Punya darah Amerika-Korea dan lahir di Jepang membuatnya memiÂliki banyak teman dari berbagai penjuru dunia, termasuk di China.
Kiko menjelasÂkan tidak pernah bermaksud menghina atau meleceÂhkan siapa pun terkait sejumlah foto di media sosial yang menjadi kontroÂversi. Kiko juga menÂegaskan bahwa dia adalah pribadi yang cinta damai dan bukan sebaliknya.
Kiko dihujat netizen setÂelah ketahuan menyukai salah satu foto di Instagram. Foto tersebut diunggah seorang pria, yang juga temannya. Dalam foto itu, terlihat seorang pria mengacungkan jari tengah dengan latar lapangan TiananÂmen.
Seperti diketahui, lapangan Tiananmen memiliki sejarah pilu di China. Di sanalah terjaÂdi pembantaian besar-besaran saat aksi damai mahasiswa di 1989.
Kiko menjelaskan, foto itu diambil pada 2013 dan saat itu temannya baru menjajal dunia Instagram. Kiko menyuruhnya mengunggah banyak foto dan sebagai gantinya, ia memÂberi like. Kiko baru menyadari kesalahannya satu jam setelah foto tersebut diunggah. Ia pun meminta maaf dan temannya segera menghapusnya.
Tak hanya itu, dilansir YibaÂda, Kiko juga memberi penÂjelasan tentang pose di YasuÂkuni Shrine. Banyak netizen yang tak senang karena tempat tersebut diasosiasikan sebagai kekejaman perang. Kiko menÂegaskan jika wanita yang memÂbelakangi kamera itu bukanlah dirinya. ***