Eva Celia, Centil Berdandan Belajar dari Ibu

Senin, 30 Maret 2015, 08:37 WIB
Eva Celia, Centil Berdandan Belajar dari Ibu
Eva Celia
rmol news logo Kecantikan menurut Eva Celia ada berbagai aspek. Yang utama itu menyangkut urusan dalam dan luar tubuh seorang wanita. Cantik yang terpancar dari hati dan cantik dari pe­nampilan.

"Cantik dari dalam, di mana mengembangkan diri menjadi lebih baik itu akan terpancar. Cantik di luar, di mana seseorang tetap memperhatikan penampilannya dengan peng­gunaan produk riasan wajah yang sesuai," papar anak dari Sophia Mueller dan Indra Les­mana ini.

Belajar dandan dari ibunya, Eva menyukai riasan wajah yang alami dan sederhana. Sebab, ia merupakan tipe yang aktif dengan segudang kegiatan.

"Aku nggak suka make-up yang tebal, karena aku dalam sehari banyak aktivitas. Jadi, make-up yang wajib ada di tasku paling hanya bedak, maskara dan lip balm," tutur bintang film Adriana dan Pendekar Tongkat Emas ini.

Tidak hanya centil berdan­dan seperti Sophia, dara 22 tahun ini pun dikenal sebagai remaja yang berbakat. Berkat bakatnya ini, ia terpilih men­jadi brand ambassador merek riasan wajah untuk remaja.

"Harapanku untuk anak-anak muda Indonesia agar mereka bisa terus melakukan aktivitas-aktivitas yang mereka cintai tanpa melupakan tampil cantik," cetus Eva.

Kini dia sedang mempersiap­kan album yang rencananya dirilis tahun ini. Eva memang memutuskan untuk fokus ber­musik tahun ini.

"Sekarang lagi proses produksi, semoga bisa selesai secepatnya," ujarnya.

Eva pun menulis sendiri lagu-lagu bergenre RnB, soul dan pop yang akan dimasuk­kan dalam album tersebut. "Inspirasi dari aku sendiri, tapi tergantung mood. Kadang lan­car, kadang nggak," tuturnya.

Eva sudah tidak asing lagi di dunia musik. Pada 2013, dia ambil bagian dalam ajang Java Jazz Music Festival. Dia pun kerap tampil di panggung bersama sang ayah, Indra Les­mana.

Selain bermusik, Eva juga memiliki hobi menantang seperti mendaki gunung. Dia pun menceritakan pengalaman mendaki.

"Waktu itu pernah sih naik gunung ke Dieng, itu saja butuh waktu hampir lima jam buat sampai puncak. Nah, dengar-dengar kalau ke Rinjani membutuhkan waktu sampai dua atau tiga hari. Makanya aku tertantang untuk menguji nyali sampai puncak Rinjani, seru banget kayaknya ya," kata Eva.

Dari situ ia menyadari jika alam Indonesia tak kalah ba­gus dengan keindahan alam di luar negeri. "Memang alam Indonesia sangat luar biasa dan banyak challenge-nya lah yang aku alami saat aku hiking itu," tandasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA