Bertempat di Royal Albert Hall, Allen tampil untuk mendukung gerakan Coram, yang bergerak sebagai badan amal untuk anak-anak, yang merayakan ulang tahunnya ke-275. Dalam kesempatan tersebut, penyanyi asal Inggris itu membawakan beberapa hit andalannya.
Kali itu, Allen tampil mengenakan pakaian tipis sewarna kulit dengan hiasan manik-manik di bagian dada. Sang penyanyi pop itu membiarkan sisi kanan dan kiri tubuhnya terbuka tanpa mengenakan bra. Malam itu wanita berusia 28 tahun ini terlihat anggun dengan bawahan hitam dan sepatu
high heels berwarna putih.
Bicara musik, Allen yang baru-baru ini
comeback setelah vakum 4 tahun karena mengurus anak, mengutarakan kekecewaannya terhadap industri musik global.
Baginya, kaum perempuan semakin termaginalisasi. Dia lihat dari masih minimnya wanita yang bekerja sebagai pekerja eksekutif di industri musik.
Allen juga mengutarakan kekecewaanya terhadap kecenÂderuÂngan media memberikan kredit lebih bagi setiap sosok di belakang layar yang dikuasai oleh kaum pria dari manisnya karier para muÂsisi wanita seperti Adele dan Beyonce.
“Saya direkrut oleh WarÂner dan telah menjajaki beragam gedung peruÂsaÂhaan rekaman berbeda dan saya heran dengan kurangnya pekerja ekÂseÂkutif wanita di sana. Saya tak mengerti,†ucap Allen.
“Anda juga akan menÂcatat bahwa pada para musisi wanita yang sukÂses itu, selalu ada seorang ‘pria di beÂlakang wanita’. Jika ada Beyonce, maka ada Jay-Z. Jika ada Adele, maka ada Paul Epworth. Saya? Ada Mark Ronson, dan begitu juga dengan Amy Winehouse.â€
“Anda tidak akan meÂlihat hal yang sama pada pria. Anda tak akan berpikir ada seorang’‘pria di belakang pria’. Percakapan seperti itu tak pernah ada. Jika Anda adalah Ed Sheeran atau siaÂpapun, tak akan pernah ada perbincangan tentang siapa sosok pria yang berjasa di belakang Anda,†tutupÂnya. ***