Dorongan tersebut disampaikan dalam sesi
Wealth Practice pada CIMB Niaga Wealth XPO 2026 bertema
“Legacy Beyond Wealth: Menyiapkan Nilai, Perlindungan dan Pilihan Hidup untuk Generasi Berikutnya”.
Sesi tersebut menghadirkan Najwa Shihab dan Izzat Ibrahim Assegaf yang berbagi perspektif ibu dan anak tentang
legacy, mulai dari menanamkan nilai, membangun kemandirian, hingga memberi ruang bagi generasi berikutnya untuk menentukan jalan hidupnya.
“Kita tidak bisa memilihkan kehidupan untuk anak-anak kita. Yang bisa kita lakukan adalah membekali mereka dengan nilai sebagai kompas dan fondasi yang memberi mereka pilihan," kata Najwa Shihab, dikutip Rabu 2 September 2026.
President Director Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan,
legacy yang bermakna perlu diterjemahkan dalam perencanaan yang konkret dan terstruktur.
“Legacy yang bermakna tidak hanya berbicara tentang harta, tetapi juga nilai, kasih sayang dan rasa aman yang ingin kita teruskan kepada keluarga,” ujar Albertus.
Pentingnya perencanaan jangka panjang juga tercermin dalam Sun Life Financial Resilience Index 2026. Sebanyak 48 persen masyarakat Indonesia disebut belum memiliki rencana keuangan jangka panjang atau hanya merencanakan keuangan hingga satu tahun ke depan.
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, kebutuhan nasabah dalam pengelolaan kekayaan terus berkembang. Nasabah tidak hanya membutuhkan strategi untuk membangun kekayaan, tetapi juga mengelola dan melindunginya agar dapat diteruskan kepada keluarga.
“Legacy planning menjadi bagian penting dari perencanaan kekayaan jangka panjang yang menyeluruh dan perlu dipersiapkan sejak dini,” kata Noviady.
BERITA TERKAIT: