IHSG turun 0,88 persen atau 63,09 poin ke level 7.101,002.
Sejak pembukaan di level 7.164, IHSG sempat bergerak di rentang 7.070 hingga 7.164 sebelum akhirnya bertahan di zona merah hingga penutupan sesi.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar didominasi tekanan. Sebanyak 230 saham menguat, 385 saham melemah, dan sisanya stagnan. Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 106 juta lot dan nilai transaksi sekitar Rp57,15 triliun.
Saham-saham dengan nilai transaksi terbesar di antaranya BBCA, DEWA, dan BBRI.
Mayoritas sektor saham berada di zona negatif. Sektor perindustrian mencatat penurunan terdalam sebesar 1,52 persen, diikuti sektor infrastruktur yang turun 1,30 persen dan teknologi 0,85 persen.
Beberapa saham di sektor industri yang mengalami tekanan antara lain INDS yang turun 9,68 persen, ASII 2,80 persen, ADHI 1,96 persen, serta UNTR dan SMSM yang masing-masing melemah 1,22 persen.
Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,39 persen. Sektor transportasi juga mencatat penguatan tipis sebesar 0,62 persen.
Sejumlah indeks utama lainnya turut melemah. Indeks LQ45 turun 1,41 persen ke level 721,402, sementara Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,28 persen ke 471,999.
Indeks IDX30 juga terkoreksi 1,45 persen ke 392,697, dan MNC36 turun 1,12 persen ke level 304,653.
Di jajaran saham unggulan LQ45, beberapa saham yang mencatat penguatan antara lain ANTM, CPIN, ADMR, AKRA, PGEO, dan AMMN.
Sebaliknya, saham yang mengalami pelemahan di antaranya AMRT, BREN, MBMA, ASII, AADI, BBTN, dan ITMG.
BERITA TERKAIT: