Dikutip dari Reuters, pada pembukaan perdagangan Senin 16 Februari 2026, harga minyak dunia bergerak cukul stabil. Brent berada di kisaran 67,72 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di kisaran 62,86 Dolar AS per barel.
Kedua patokan ini sebelumnya mencatat penurunan mingguan, dipicu komentar Presiden Donald Trump yang menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran dalam waktu sekitar satu bulan.
Washington dan Teheran kembali membuka dialog awal bulan ini untuk membahas program nuklir Iran yang telah berlangsung puluhan tahun. Putaran kedua pembicaraan dijadwalkan berlangsung Selasa, 17 Februari 2026, dengan fokus mencegah eskalasi militer baru antara Amerika Serikat dan Iran.
Seorang diplomat Iran mengatakan negaranya mengupayakan kesepakatan yang membawa manfaat ekonomi bagi kedua pihak. Beberapa sektor yang masuk pembahasan antara lain energi, pertambangan, serta pembelian pesawat. Namun, analis pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai peluang tercapainya kesepakatan masih kecil.
“Dengan kedua pihak tetap berpegang pada garis merah masing-masing, ekspektasi kesepakatan sangat rendah. Ini kemungkinan hanya ketenangan sebelum badai,” ujarnya.
Di sisi lain, AS dilaporkan telah mengerahkan kapal induk tambahan ke kawasan Timur Tengah sebagai langkah antisipasi jika perundingan gagal. Garda Revolusi Iran juga memperingatkan akan membalas jika wilayah mereka diserang, termasuk menargetkan pangkalan militer AS di kawasan tersebut.
BERITA TERKAIT: