Volume perdagangan tercatat mencapai 376 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp280 miliar. Sementara itu frekuensi transaksi tercatat 36 ribu kali, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14,39 triliun.
Sebanyak 268 saham menguat, 109 saham melemah, sementara 581 saham lainnya stagnan.
Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor. Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,07 persen, disusul sektor bahan baku yang naik 1,33 persen.
Sektor industri menguat 0,55 persen, properti naik 0,48 persen, sektor non-siklikal bertambah 0,36 persen, keuangan menguat 0,23 persen, transportasi naik 0,06 persen, teknologi menguat tipis 0,02 persen, serta sektor kesehatan naik 0,63 persen.
Namun demikian, tekanan terlihat pada sektor siklikal dan infrastruktur yang masing-masing melemah 0,11 persen dan 0,09 persen.
Seiring berjalannya perdagangan, IHSG berbalik melemah. Hingga pukul 09.30 WIB, indeks tercatat turun 0,64 persen ke level 7.884. Bahkan pada pembukaan hari ini indeks mencapai titik terlemahnya di 7.863 pagi ini, dan tertinggi di rentang 7.983.
Sementara itu, mengutip data
Bloomberg, nilai tukar rupiah dibuka menguat 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp16.872 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.876 per dolar AS.
BERITA TERKAIT: