Langkah ini telah menambah total hasil penjualan saham BofA oleh Buffett menjadi 5,4 miliar Dolar AS atau setara dengan Rp84 triliun sejak pertengahan Juli lalu.
Seperti dikutip
Bloomberg, Kamis (29/8), Bank of America, yang merupakan salah satu saham favorit Buffett, menempati posisi ketiga terbesar dalam portofolio Berkshire setelah Apple dan American Express.
Sampai saat ini, Buffett belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik penjualan saham yang dia beli sejak 2011 lalu ketika harganya masih 5 Dolar AS per saham.
Sebagai informasi, harga saham BofA saat ini diperdagangkan di angka 39,67 Dolar per saham, atau sudah turun sekitar 10 persen sejak Buffett mulai menjualnya.
Meskipun terus menjual sahamnya, Berkshire Hathaway masih menjadi pemegang saham terbesar Bank of America dengan kepemilikan sebanyak 903,8 juta saham, yang bernilai sekitar 35,9 miliar atau lebih dari Rp550 triliun.
Aksi penjualan saham ini, yang dilakukan tanpa pernyataan resmi dari Buffett ini telah menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku pasar. Hal ini terutama karena Buffett selama ini dikenal sebagai pendukung CEO Bank of America, Brian Moynihan, yang kerap ia puji.
BERITA TERKAIT: