"Mereka sempat keluhkan soal regulasi, tenaga kerja dan keamanan juga pada kami. Tapi
Alhamdulillah ada titik terang penyelesaiannya," kata Agung saat menghadiri diskusi sekaligus buka puasa bersama para pengusaha dan stakeholder di kawasan Industri Cibaligo, Cimahi, Jawa Barat.
Menyikapi hal ini, Agung mengatakan dengan kehadiran pemimpin berlatar belakang pengusaha, permasalahan ekonomi di Cimahi bisa teratasi. Sebab, kata Agung, pengusaha sudah terbiasa didesak untuk mengambil keputusan yang cepat dan terukur.
"Kebetulan walikota Cimahi terpilih yang sekarang
kan pengurus Kadin juga. Pengusaha juga, jadi lebih paham dengan iklim investasi dan permasalahan-permasalahan dunia usaha," papar Agung.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan jika pimpinan daerah berasal dari Kadin, maka hubungan komunikasi antara pemerintah dan pengusaha akan lebih elegan.
"Dunia usaha perlu solusi konkret dan butuh jaminan keamanan dan kepastian hukum dari pemerintah," imbuhnya.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Walikota Cimahi terpilih, Ajay Muhammad Priatna berjanji akan menghapus regulasi yang menghambat dunia usaha di wilayah tugasnya.
"Kalau dulu birokrat punya pikiran kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah, sekarang saya akan buat kalau bisa dipemudah, kenapa dipersulit. Mereka birokrat
kan yang begitu sengaja buat sulit biar ada posisi tawar. Saya akan sikat habis yang begitu - begitu," tegas Ajay.
Ajay juga menuturkan bahwa dirinya memahami kondisi usaha di Cimahi karena latar belakangnya sebagai pengusaha
"Saya paham betul. Saya
kan sebelum ini ( terpilih sebagai walikota ) pengusaha juga, seperti anda - anda ini. Tanya
deh Pak ketua ini (Agung Suryamal), beliau tahu saya, saya kan anak buahnya. Saya itu paham sampai dalam - dalamnya (seluk beluk dunia usaha)," ucap Ajay.
[wid]
BERITA TERKAIT: