Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira menyarankan pemerintah segera mengambilalih pengelolaan Garuda agar terus bisa menjadi aset bintang lima maskapai penerbangan di Indonesia.
"Mungkin harus diambil alih pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN. Jika tidak ada solusi akan semakin dalam kerugian negara," ujarnya kepada redaksi, Kamis (8/6).
Menurut Anggawira, dengan kondisi seperti itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN setidaknya segera mengambil langkah penyelamatan.
"Aset bangsa harus diselamatkan. Jika kami melihat dari luar sebagai konsumen, Garuda cukup baik. Akan tetapi jika terjadi seperti ini Garuda harus mengklarifikasi kepada publik kondisi faktual sekarang," jelasnya.
Garuda Indonesia sendiri pada 2015 memiliki utang yang mencapai Rp 32,5 triliun. Kemudian pada 2016 mencapai Rp 36,6 triliun, dan terus meningkat lagi hingga mencapai Rp 39,6 triliun.
[wah]
BERITA TERKAIT: