BOM KAMPUNG MELAYU

Jaga Momentum Ekonomi, Pengusaha Minta Pemerintah Usut Tuntas Teror Bom

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 25 Mei 2017, 13:37 WIB
Jaga Momentum Ekonomi, Pengusaha Minta Pemerintah Usut Tuntas Teror Bom
Sutrisno Iwantono/Net
rmol news logo . Ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, tadi malam diyakini tidak berdampak signifikan pada aktivitas perekonomian nasional. Tapi pemerintah harus cepat mengusut tuntas teror bom ini untuk menjaga kepercayaan dari dunia usaha.

"Kita semua mengutuk keras, ini perbuatan keji yang melukai bangsa. Pemerintah harus segera menangkap dan mengusut tuntas dalang insiden ini. Kita harus sigap menunjukkan bahwa kita bisa mengatasinya," kata Ketua Tim Ahli Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sutrisno Iwantono, Kamis (25/5).

Menurut Iwantono, dalang teror bom Kampung Melayu berupaya merusak situasi kondusif di dalam negeri. Pemerintah harus bisa menyelesaikannya agar iklim ekonomi tetap bagus.

"Kita baru dapat Investment Grade dari S&P. Hal-hal semacam ini kontra produktif. Ini ujian bagi kita  menyelesaikan krisis ini," imbuhnya.

Iwantono pun mengajak para pengusaha tetap tenang, tidak panik, menjalankan bisnis seperti biasa untuk menjaga stabilitas nasional.

"Indonesia itu negara yang besar dan luas, jangan terjadi kepanikan termasuk pengusaha menjaga keadaan tetap kondusif. Kita sudah teruji berulang kali. Investasi di pasar modal misalnya, sudah terbiasa dengan demonstrasi-demonstrasi, tidak panik," terangnya.

Para investor asing juga diimbau tetap tenang, karena situasi di Indonesia aman dan terkendali. Teror bom di Kampung Melayu tidak mencerminkan kondisi Indonesia secara keseluruhan.

Masyarakat Indonesia, kata Iwantono, adalah masyarakat yang cinta damai. Pelaku teror bom hanya segelintir kaum radikal yang sangat minoritas di Indonesia.

"Perwakilan-perwakilan usaha asing kita harapkan bisa ikut menjelaskan kondisi di Indonesia, bahwa ini dilakukan oleh oknum. Kita harus bisa menjelaskan pada calon investor asing bahwa kita masih kondusif," terangnya.

Dia juga menunjuk geliat sektor pariwisata di Indonesia yang sedang bergairah di seluruh tanah air yang menarik wisatawan manca negara datang.

Sektor wisata itu, terkait erat dengan perkembangan sektor UMKM, karena seluruh kebutuhan dipasok masyarakat setempat. Saat ini, pertumbuhan ekonomi mulai bergerak.

"Indonesia adalah tempat yang aman dan damai di dunia. Karena itu, kita minta aparat cepat mengusut tuntas teror bom ini agar tidak dijadikan isu yang memukul momentum perekonomian yang sekarang mulai bergeliat," pungkasnya. [rus]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA