KCJ Siapkan Kursi Roda Di 74 Stasiun Kereta Api

Layani Penyandang Disabilitas

Senin, 06 Maret 2017, 10:03 WIB
KCJ Siapkan Kursi Roda Di 74 Stasiun Kereta Api
Foto/Net
rmol news logo PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) terus menambah fasilitas khusus bagi penyandang disabil­itas di sejumlah stasiun Kereta Api. Salah satunya menyedia­kan alat Portable Ramp, papan alumunium lipat fleksibel yang mudah dipindah-pindahkan.

Portable Ramp ini untuk membantu pengguna Kereta Rel Listrik KRL yang menggunakan kursi roda saat beraktivitas naik-turun kereta.

Vice President Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa menga­takan, saat ini prototipe Portable Ramp KRL tersebut telah diuji coba. Selanjutnya, dari hasil uji coba kini Portable Ramp tengah dalam proses produksi.

"PT KCJ menargetkan pada Mei mendatang portable ramp ini telah tersedia di 74 stasiun KRL Jabo­detabek. Untuk penggunaannya, penyandang disabilitas yang me­merlukan fasilitas Portable Ramp akan dibantu oleh passenger service di stasiun," kata Eva di Jakarta.

Ia melanjutkan, nantinya pas­senger service di stasiun awal akan membantu pengguna dis­abilitas dengan kursi roda sam­pai dengan naik ke rangkaian KRL, selanjutnya selain berk­oordinasi dengan petugas pen­gawalan KRL petugas di stasiun awal juga akan menghubungi pas­senger service di stasiun tujuan untuk menginformasikan nomor kereta dan nomor rangkaian di­mana terdapat pengguna dengan kebutuhan khusus tersebut, agar dapat segera dilayani saat kereta tiba di stasiun tujuan.

"Layanan ini merupakan ben­tuk komitmen PT KCJ untuk terus memperbaiki aksesibilitas KRL Jabodetabek. Sebelumnya PT KCJ telah memasang ubin disabilitas di 35 stasiun KRL Jabodetebek dan akan dipenuhi secara bertahap diseluruh sta­siun," sambung Eva.

KCJ mengklaim, peningkatan layanan lainnya untuk memudah­kan pengguna disabilitas meng­gunakan transportasi KRLjuga telah dipenuhi perseroan. Seperti penyediaan informasi visual dan audio baik di stasiun atau di KRL serta pembuatan pintu manual dan jalur khusus disabilitas atau permanent ramp di stasiun.

Ia juga menegaskan, KCJ memutuskan tidak menerapkan kebijakan tiket gratis untuk pe­nyandang disabilitas. Berdasar hasil diskusi manajemen, KCJ menyimpulkan bahwa harga tiket bukan problem mendasar yang dihadapi penumpang pe­nyandang disabilitas.

"Harga Tiket bukan problem yang paling mendasar. Kar­ena tidak semua disabilitas itu kaitannya dengan kendala per­ekonomian yang tidak mampu beli tiket," kata Eva.

Namun menurut Eva, prob­lem mendasar yang kini dih­adapi penyandang disabilitas yang menjadi pengguna layanan transportasi bukan pada harga tiket tetapi ketersedian fasilitas yang bisa membantu mereka.

"Karena itu, dengan pening­katan pelayanan diberbagai sisi, kami ingin mewujudkan KRL sebagai Best Choice For Urban Transport. Ini kan terus men­jadi komitmen PT KCJ sebagai operator sarana KRL Commuter Line. Hingga Mei 2017, KCJ menargetkan seluruh stasiun yang menjadi pemberhentian layanan KRL Commuter Line su­dah dilengkapi dengan Portable Ramp," kata Eva. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA