Sentra Jamu Komit Ciptakan Lapangan Kerja Masyarakat Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 19 Agustus 2016, 23:35 WIB
rmol news logo Ketua Yayasan Sentra Jamu Indonesia, Sofjan Hidajat terus komit memberikan peluang lapangan pekerjaan kepada masyarakat Indonesia. Caranya, mem‎buka Kafe Jamu di setiap pinggir jalan agar derajatnya menjadi naik.

"Saya punya ide mau buka Kafe Jamu yang dipinggir jalan-jalan itu‎ supaya mengangkat derajat jamu," kata Sofjan di Sentra Jamu Indonesia, Jakarta Barat, Jumat (19/8).

Menurut dia, Sentra Jamu Indonesia digagas sebagai bentuk komunitas pencinta jamu dan mengembangkannya menjadi warisan budaya para leluhur. Karena menurut dia, ada dua persoalan yang dihadapi saat ini yakni keberadaan jamu itu yang menghadapi tantangan perkembangan zaman modern.

Kemudian, kata Sofjan, bagaimana membuat sosialisasi‎ agar masyarakat semua merasa terlibat, merasa memiliki warisan yang bernama jamu ini.

"Karena sangat mengkhawatirkan lama-lama jamu jadi hilang, kemarin saat mudik ke Cirebon biasanya dipinggir jalan banyak tukang jamu tapi sekarang bakso dan lainnya," ujarnya.

Sofjan mengatakan, Kafe Jamu nanti konsepnya tidak begitu sulit alias mudah, dimana masyarakat jika hanya punya tempat dan satu meja saja sudah bisa membuka Kafe Jamu. Sebab, Kafe Jamu hanya namanya saja yang dibuat mewah supaya jamu menjadi baik dan bagus derajatnya.

"Kita buat supaya jamu ini menjadi menarik dan lebih menonjol sehingga orang banyak yang mau jual jamu‎, lalu kita kasih contoh cara membuat supaya jamu tidak pakai telor tapi jamunya sudah enak unsur kesehatannya sama dan khasiatnya sama‎," jelas dia.‎

Di samping itu, Sofjan mengatakan saat ini sudah banyak masyarakat dari berbagai daerah yang siap menjadi pioner untuk membesarkan jamu sebagai produk Indonesia sehingga tidak diklaim oleh negara asing baik negara tetangga Malaysia maupun negara dunia.

Apalagi, kata Sofjan, sekarang memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)‎ sehingga Sentra Jamu Indonesia harus terus mengembangkan keberadaan herbal di Indonesia melalui berbagai bidang baik penelitian, standarisasi, pengembangan dan terutama kegunaan langsung untuk masyarakat.

"Menurut saya banyak masyarakat yang minat membuat Kafe Jamu karena ini pekerjaan yang dijalani oleh mereka, cara kerja gampang saya kasih pedoman atau slide untuk mereka pasang di tempat kerja mereka," katanya.

Ia menambahkan Sentra Jamu Indonesia ini baru diresmikan pada Rabu 10 Agustus 2016 bertempat di Jalan Arteri Kelapa Dua No 27, Kebon Jeruk, Jakarta Barat atau Grha Muncul Mekar. Menurut dia, ide buka Kafe Jamu ini bukan untuk mendompleng perusahaannya tapi semata bentuk melestarikan budaya Indonesia.

"Saya punya ide mau buka Kafe Jamu yang dipinggir jalan itu supaya mengangkat derajat jamu, jangan sampai jamu ini dikuasai bangsa asing. Jadi kita debat disini soal jamu, budaya dan lainnya. Kalau bisa ada peringatan hari jamu, bahkan mendunia di internasional," tandasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA