"Diskusi isu ekonomi yang terkait kemaslahatan rakyat kami pilih agar anak muda juga memahami secara mudah gambaran perkembangan ekonomi bangsa ini, dan dapat memberikan kontribusi apakah itu berupa tindakan nyata, masukan sampai sekedar pemikiran kritis. Biasanya isu ekonomi cenderung eksklusif dengan bahasa yang sulit dipahami anak muda. Akibatnya jarak pemahaman dan partisipasi publik anak muda dalam isu yang menjadi semakin melebar," jelas Koordinator Langkah HT Kisandani Priyambodo, Jumat (22/7).
Berly memaparkan bagaimana potensi penerimaan negara setelah diberlakukannya kebijakan pengampunan pajak aau tax amnesty. Meskipun bermanfaat, dia menilai pemerintah terlalu optimis jika mengatakan akan ada uang Rp 2.000 triliun yang masuk ke Indonesia melalui dana repatriasi.
"Saya rasa pemerintah harus realistis, memang bukan tidak mungkin dana Rp 2.000 triliun masuk ke Indonesia tapi akan sulit terjadi. Selain itu, saya melihat pemerintah harus membuat detail peraturan setelah tax amnesty ini diberlakukan agar tidak kembali dimanfaatkan oleh pengemplang pajak," ujarnya.
[wah]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: