Abipraya Resmikan Pabrik Beton Di Subang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 03 Juni 2016, 21:33 WIB
Abipraya Resmikan Pabrik Beton Di Subang
rmol news logo PT Brantas Abipraya meresmikan pabrik beton di Desa Cibenying, Kelurahan Ciependeuy, Subang, Jawa Barat (Jumat, 3/6).

‎Peresmian dihadiri oleh Direktur Utama Bambang Esti Marsono dan Komisaris Utama Haryadi, segenap dewan direksi serta dewan komisaris BUMN bidang konstruksi tersebut.

‎Acara dihiasi pelepasan balon udara dan penekanan tombol sirine yang menandakan pabrik siap beroprasi, serta pemberian corporate social responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada warga sekitar.

‎"Dengan mengucap syukur alhamdulillah kita telah meresmikan pabrik beton di Subang. Semoga dengan berdirinya pabrik ini bisa memberikan manfaat bagi PT Abipraya, seluruh karyawan, dan tentunya kepada masyarakat," kata Dirut PT Brantas Abipraya Bambang Esti Marsono kepada wartawan.

‎Dia menjelaskan, pendirian pabrik di Subang dinilai sudah tepat karena adanya beberapa faktor yang menguntungkan di kawasan tersebut.

‎"Karena kalau kita bikin di Jakarta harga tanahnya mahal sekali. Selain itu banyak bahan-bahan material seperti pasir, semen, dan lainnya masuknya dari arah timur. Jadi, lebih efisien," ujar Bambang.

‎Menurutnya, dalam lima tahun terakhir PT Abipraya telah mengumpulkan profit di atas 52 persen.

‎"Untuk mempertahankan itu, Abipraya siap membuat inovasi-inovasi dan terobosan terbaru," kata Bambang.

‎Dia menambahkan, ke depan, Abipraya akan mengembangkan bisnis bidang konstruksi bukan hanya spesialis dalam membuat bendungan, tapi juga mahir dalam membuat bangunan lain.

‎"Dulu memang sekitar tahun 80-an Abipraya hanya menangani proyek perairan. Tapi, sekarang kita sudah bisa membuat gedung, jembatan, dan bahkan anak perusahaan kita sudah bisa membangun pembangkit listrik," demikian Bambang.

‎Untuk informasi, pembangunan pabrik beton PT Brantas Abipraya di Subang terdiri dari dua tahap. Pertama tahap pengadaan lahan, pembuatan pagar, infrastruktur jalan, bangunan gedung shelter termasuk overhead crane dan gantry crane. Dalam tahap ini juga dibangun gedung perkantoran, batching plant, stressing bed untuk shet pile termasuk formwork. Tahap kedua membangun shelter spun pile termasuk mesin dan peralatannya serta mess pekerja dan musholla. Pembangunan pabrik beton menghabiskan dana sekitar Rp 84,6 miliar dan Rp 96,4 miliar pada tahap kedua. [sam]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA