Petang tadi, gubernur yang akrab disapa Jokowi itu menyambangi lokasi tawuran. Disitu ia pun mengajak warga yang bertikai untuk berdamai dan mengakhiri bentrokan.
"Semua warga Jakarta adalah saudara saya," kata Jokowi di lokasi kejadian, Kwitang, Jum'at (7/6) petang.
Beberapa aparat yang tengah berjaga sempat diajak Jokowi untuk berbincang. Setelah itu ia menuju kantor Kelurahan Kebon Sirih untuk rapat koordinasi bersama lurah setempat, perwakilan dari dua pihak yang bertikai serta kepolisian. Tak berselang lama, mantan walikota Surakarta itu keluar dan meninggalkan lokasi dengan mengendarai mobil kijang Innova warna hitam bernomor polisi B 1124 BH
Seperti informasi yang diperoleh, keributan antarwarga dua kelurahan pecah paska perkelahian antara dua orang pemuda yang menyebabkan seorang warga Kalipasir, Menteng bernama Rifki (27) terkena luka tusuk di tubuhnya, Selasa (4/6) lalu. Korban sendiri sempat dirawat di RSCM, namun sekitar pukul 03.00 dinihari nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.
Tak terima dengan kematian korban, pemuda dari Kelurahan Menteng melakukan aksi balas dendam dengan berupaya merusak dan melemparkan batu ke arah warga Kelurahan Kwitang.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 150 orang personil untuk mengamankan situasi agar tidak terjadi tawuran antar warga tersebut.
"Sejauh ini hanya keributan kecil dengan pelemparan batu saja. Intinya, kita amankan saja biar tidak terjadi tawuran susulan. Tersangka penusukan sudah kita amankan di mapolres," tandasnya
.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BACA JUGA: