PLN Minta Hasil Kerjanya Tak Dipolitisir

Kamis, 16 Mei 2013, 08:02 WIB
PLN Minta Hasil Kerjanya Tak Dipolitisir
PT PLN
rmol news logo Direktur SDM dan Umum  PT PLN (Perseroan) Eddy D Er­ning­­­praja berharap, semua ka­lang­an bisa fair menilai kerja PLN. Me­­nurutnya, selama ini kritik terhadap PLN sudah ber­le­bihan dan tidak berimbang de­ngan tantangan di lapangan.

“Banyak protes dan perdebatan tentang kelistrikan baik soal subsidi, tarif listrik dan inefi­siensi namun isinnya lebih ber­sifat po­litis. Padahal, kami butuh trust untuk memajukan PLN,” curhat Eddy kepada wartawan di Ja­karta, Selasa (14/03).

Eddy yang kini sedang me­nyu­sun buku berjudul Building Trust In The Black Box ini me­ne­gas­kan, pihaknya memiliki komit­men un­tuk meningkatkan kinerja.
 
Menurutnya, PLN sudah meng­­upayakan penyediaan listrik ke berbagai wilayah Indonesia.  Se­lain itu, BUMN ini juga akan me­lakukan penataan manajemen.

“PLN sudah jauh lebih baik. Dahulu PLN mengalami keru­gi­an dan kini sudah meraup keun­tung­an. Tapi kami masih terus dapat caci maki,” curhatnya. 

Padahal, katanya, tantangan di lapangan tidak mudah mulai dari mitra ker­ja PLN yang nakal dan kesa­da­ran konsumen yang masih rendah.

Eddy menyampaikan rencana PLN ke depan untuk mem­per­baiki pelayanan. Dikatakan, PLN akan mening­kat­kan la­yan­an dan kinerja berbasis online untuk men­­ja­wab tantangan perkem­ba­ng­an zaman. Selain itu, PLN akan me­ning­katkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bam­bang Sulisto meminta PLN lebih transparan dalam menetapkan ta­rif sehingga bisa mendorong per­ekonomian nasional. [Harian Rakyat Merdeka]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA