Wapres Ajak Gulung Lengan Baju Bereskan Hambatan Usaha Kecil

Transaksi Inacraft 2013 Ditargetkan Tembus Rp 203 Miliar

Kamis, 25 April 2013, 08:01 WIB
Wapres Ajak Gulung Lengan Baju Bereskan Hambatan Usaha Kecil
Boediono
rmol news logo Pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) tahun ini kemarin resmi digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Acara itu dibuka oleh Wakil Presiden Boediono di dampingi istrinya, Herawati.

Sejumlah pejabat hadir di acara ini, antara lain, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Wakil Menteri Pendidikan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Inacraft rencananya digelar selama lima hari. Acara ini  merupakan pameran kerajinan Indonesia terbesar yang digelar rutin setiap tahun sejak 1999 oleh Asosias Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia (Asephi) bekerja sama dengan PT Mediatama Binakreasi dan didukung beberapa kementerian.

Tahun ini, ada sekitar 1.300 peserta perusahaan ikut serta baik produsen maupun eksportir. Mereka berasal dari 33 provinsi di Indonesia dan luar negeri. Barang-barang kerajinan yang dipamerkan antara lain kerajinan tekstil seperti batik, tenunan, bordir, songket, ikat dan beragam aksesoris.

Juga kerajinan kayu seperti patung, furniture, berukir, bingkai lukisan, mainan edukasi untuk anak dan kerajinan perhiasan dari emas, perak, batu permata.
Dalam sambutannya, Boediono mengajak berbagai pihak agar bersama-sama menangani secara sungguh-sungguh berbagai kesulitan yang menghalangi pertumbuhan perdagangan industri kerajinan.

Menurut Wapres, apabila tantangan bisa diatasi, maka industri kreatif kerajinan Indonesia akan mampu mencapai omzet puluhan triliun rupiah dalam waktu tidak terlalu lama.

“Oleh karena itu, jangan raguragu dan jangan tanggung-tanggung, mari kita semua menyingsingkan lengan baju dan bekerja keras,” ajak Boediono.

Bekas Gubernur Bank Indonesia ini menuturkan, industri kerajinan termasuk salah satu dari 14 bidang industri kreatif yang sangat berpotensi untuk terus dikembangkan. Sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Sekjen DPP Asephi Thamrin Bustami mengungkapkan, Inacraft 2013 menargetkan transaksi dagang naik 7,5 persen atau sebesar Rp 203 miliar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 193 miliar.

Dia memprediksi, pembeli tidak hanya dari Jakarta, tapi juga dari seluruh daerah di Indonesia. Bahkan dari negara tetangga.

“Melalui pendaftaran online, sekitar 650 pembeli luar negeri telah hadir. Mereka berasal dari Malaysia, Singapura, Timur Tengah, Thailand, Srilanka, dan Australia. Terbesar dari Malaysia,” beber Thamrin.

Antusias publik mengunjungi tinggi. Hal itu bisa dilihat dari ribuan masyarakat yang sudah hadir sebelum pameran dibuka. Sebagian dari mereka mengaku datang ke Inacraft berharap bisa mendapatkan barang bagus dengan harga terjangkau. [Harian Rakyat Merdeka]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA