PT Pos Niat Bangun Dua Hotel Di Bandung

Manfaatkan Aset Berupa Lahan

Rabu, 26 Desember 2012, 08:58 WIB
PT Pos Niat Bangun Dua Hotel Di Bandung
PT Pos Indonesia (Persero)

rmol news logo PT Pos Indonesia (Persero) terus melebarkan sayap bis­nisnya. Perusahaan jasa pelat merah ini berniat membangun dua hotel di Kota Bandung, Jawa Barat.

“Ya gambarnya sudah ada, tinggal urus perizinannya. Rencananya hotel itu akan dibangun di Jalan Cihampelas dan Jalan Cicendo, Bandung,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana.

Dia mengatakan, pemba­ngu­nan hotel tersebut akan dila­kukan di kawasan wisata dan berdekatan langsung dengan Bandara Husein Sastranegara untuk membidik pengunjung dari wisatawan asing maupun lokal. Pembangunan hotel ter­sebut memanfaatkan aset lahan yang dimiliki BUMN itu.

Ketut mengatakan, pemba­ngunan hotel itu tidak akan dilakukan sendiri, melainkan melalui program kerja sama dengan mengundang investor.

“Kita bikin pilot project-nya di Bandung, selain lahannya cukup strategis juga sangat memungkinkan untuk fasilitas hotel. Ke depan akan mening­katkan pendapatan bagi per­seroan,” jelasnya

Untuk pembiayaannya, Ketut belum mau menyebut angka pastinya. Tapi dengan peman­faatan lahan PT Pos yang terse­bar di seluruh Indonesia bisa meningkatkan revenue bagi perusahaan.

“Kita akan bicarakan dulu dengan Kementerian BUMN, karena lahan yang akan diting­katkan fungsinya itu milik per­seroan. Ya kita urus se­cepat­nya,” kata Ketut.

Selain itu, menurut Ketut, pi­haknya juga membidik pe­man­faataan lahan dan ba­ngu­nan PT Pos di Jalan Soekarno Hatta, Bandung yang menurut­nya menjadi salah satu target untuk memberikan pendapatan bagi perusahaan. “Kita tetap fokus mengendalikan pasar yang diambil orang lain di laya­nan surat dan paket,” cetusnya.

Ketut menegaskan, surat korporasi menjadi target, selain Pos Ekspres. Pertumbuhannya akan dipertahankan di angka 15-20 persen. Dia mengklaim ki­nerja Pos Indonesia tahun ini mengalami peningkatan de­ngan meraih laba Rp 220 miliar atau berada di atas target Rp 180 miliar.

“Laba kita tahun ini melam­paui target, sehingga menam­bah optimis 2013. Tahun depan kami telah menyiapkan lom­patan di tengah persiapan IPO atau initial public offering,” tan­dasnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA