Persiapan Infrastruktur Mudik Baru 80 Persen...

Anggaran Perbaikan Jalur Pantura Naik Setiap Tahun

Rabu, 15 Agustus 2012, 08:19 WIB
Persiapan Infrastruktur Mudik Baru 80 Persen...
ilustrasi, Mudik
rmol news logo Anggota Komisi V DPR Mar­wan Jafar mengatakan, kesiapan infrastruktur mudik Lebaran ta­hun ini baru 80 per­sen karena banyak infra­struk­tur yang belum selesai penger­jaannya.

“Kalau mau jujur per­siapan mudik belum selesai, baru 80 persen, padahal seka­rang sudah H-6,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Politisi PKB ini mengata­kan, pelaksanaan mudik tahun ini be­lum terlalu siap karena banyak infrastruk­tur yang belum selesai penger­jaannya.

“Waktu yang ter­se­dia sangat sedikit, yang ber­akibat kua­litas penger­jaannya tidak ba­gus kare­na dilakukan tergesa-gesa,” kata Marwan.

Marwan mencontohkan ruas jalan nasional seperti Pantai Uta­ra Jawa (Pantura) dan Jalur Lintas Timur Sumatera belum selesai perbaikan. Kondisi itu, menurut­nya, bisa mengganggu kelancar­an kendaraan pemudik karena akan menyebabkan ke­macetan.

“Contoh lain ASDP Merak dan Bakauheni masih kedodoran ka­rena terjadi ke­ma­cetan panjang hingga ber­kilo-kilometer,” jelas Marwan.

Menurut Marwan, DPR su­dah sering mendorong dan mendesak pemerintah untuk segera me­nye­lesaikan persia­pan dan per­bai­kan infrastruk­tur mudik, namun tidak pernah dilaksana­kan jauh-jauh hari.

Ia mengatakan, langkah per­siapan jauh-jauh hari itu di­perlu­kan agar semuanya diren­ca­nakan dan diselesaikan de­ngan matang, namun tetap saja tidak berjalan.

“Solusi dibi­cara­kan da­lam RPJM (Ren­cana Pem­ba­ngunan Jangka Menengah) dan RPJP (Ren­cana Pembangunan Jangka Pan­jang) karena ini konteks­nya jangka panjang,” katanya.

“Anggaran perbaikan infra­struktur untuk mudik nilainya setiap tahun se­lalu naik bahkan hingga ratu­san miliar rupiah. Namun, tidak di­imbangi dengan perencanaan yang ma­tang untuk pelak­sa­naan­nya,” kritiknya.

Marwan mengatakan, masa­lah infrastruktur jalan yang tidak kun­jung beres salah satu­nya di­sebabkan adanya truk tronton yang melalui beberapa ruas jalan tidak sesuai aturan. Hal itu sa­ngat ber­pengaruh pada sering­nya ruas jalan nasional untuk mudik men­jadi rusak.

“Petugas jem­ba­tan timbang ha­rus tegas dan tepat dalam mena­nga­ni masa­lah itu,” pintanya.

Sebelumnya, Menteri Peker­jaan Umum (PU) Djoko Kir­man­to memastikan, jalan dan jem­batan nasional siap dilalui dan digunakan untuk me­nyong­song angkutan Lebaran 2012.

“Jalan dan jembatan serta sa­rana pen­dukung lain­nya, siap untuk arus mudik dan balik. Mulai H-10 Sabtu (11/8), seluruh pe­kerjaan pemeli­haraan sudah di­hentikan dan kondisinya bersih,” ujar Djoko. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA