Menanggapi ini, Anggota DPR Komisi IV I Made Urip mengaÂtakan, kebijakan tersebut merupaÂkan langkah yang bagus untuk meÂlindungi buah lokal. MenuÂrutÂnya, buah lokal bisa leÂbih berÂsaing lagi di dalam negeri dan bisa masuk ke superÂmarket yang biasanya di domiÂnasi buah impor.
“Buah impor sudah terlalu banyak beredar di Indonesia, bahÂkan sudah masuk ke kampung-kampung dan pasar kecil. Ini saatnya untuk buah lokal untuk unjuk gigi,†tandasnya kepada Rakyat Merdeka, Jumat (18/5).
Tetapi menurutnya, buah dan saÂyuran lokal juga harus ditingÂkatÂkan lagi kualitasnya agar mampu bersaing dengan buah impor. Kalau perlu dibungkus dengan penampilan yang ciamik dan higienis. Karena selama ini hortikultura lokal kalah peÂnamÂpilanÂnya.
“Itu yang harus diperhatikan. Kalau soal kualitas, buah dan sayuran lokal tidak kalah saing dengan produk hortikultura impor, sehingga bisa masuk ke pasar internasional,†jelasnya.
Anggota DPR dari Fraksi PDI-P ini meminta kepada pemerinÂtah, untuk membatasi hadirnya buah dan sayuran impor di IndoÂneÂsia. Karena, dengan memÂbanÂjirÂnya produk impor di pasaran, maka bisa mematikan petani dalam negeri.
“Kita memiliki keunggulan buah lokal, sayuran lokal yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Daerah surplus hortikultura sebaiknya jangan diÂbuka pintu importasi,†ceÂtusnya.
Ketika ditanyakan mengenai sikap peritel yang khawatir terÂhadap larangan impor buah seÂcara langsung, Made menyebut sebagai hal wajar. Nantinya impor harus melalui distributor. Dikhawatirkan nantinya akan mempersulit perihal importasi karena harus melewati berbagai proses.
“Saya pikir kekhawatiran meÂreka terhadap kualitas hortikulÂtura lokal yang masih di bawah produk impor terlalu berlebiÂhan. Selain itu, birokrasi juga bisa mempersulit mereka. Akan tetapi, ini nilai positifnya sangat luar biasa, manfaatnya untuk keÂmaÂjuan buah lokal. DijalanÂkan saya terlebih dahulu,†pinÂtanya. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: