“Kita mendengar informasi yang beredar saat ini yakni mengenai akan keluarnya LG dari Indonesia. Namun, kita tegaskan bahwa LG tidak akan keluar dari Indonesia. Kita juga tidak ada rencana untuk meninggalkan Indonesia atau melakukan relokasi pabrik manapun,” jelas Presiden Direktur LG Electronics Indonesia Kim Weon Dae dalam jumpa pers di Jakarta, akhir pekan lalu.
Kim Weon menilai, Indonesia adalah satu dari pasar strategis LG di Asia dengan pertumbuhan penjualan yang signifikan setiap tahunnya. Indonesia akan terus menjadi pasar bagi LG. “Kita di Indonesia sudah 20 tahun lebih dan sudah menjadi warga negara Indonesia. Karena itu, LG akan terus tetap komit di Indonesia dan tidak akan keluar,” tuturnya.
Sebelumnya, Direktur Pemasaran LG Electronics Indonesia Budi Setiawan mengatakan, LG juga memenuhi pasar ekspor seperti ke Asia, Timur Tengah, dan kawasan lainnya asalkan ada perbaikan infrastruktur.
“Sebetulnya kami ada sedikit hambatan karena pabrik di Indonesia juga memasok untuk ekspor. Kami masih kurang puas dengan kondisi infrastruktur, termasuk di kepabeanan. Namun, menarik (relokasi pabrik, red) dari Indonesia itu opsi terakhir,” curhat Budi.
Kata Kim, LG punya rencana jangka panjang untuk mengembangkan pasar Indonesia dengan investasi serta inovasi pada perangkat elektronik, peralatan rumah tangga, perangkat komunikasi dan
business solution yang tak hanya memberikan keuntungan bagi penggunanya, tapi juga kualitas hidup yang lebih baik.
“Indonesia merupakan salah satu negara dengan ranking teratas dibandingkan LG Electronics negara lainnya. Kita akan meneruskan hubungan baik dengan Indonesia,” tandas Kim.
Berdasarkan data LG, penjualan LG Electronics Indonesia naik hingga 36 persen pada semester pertama 2010 dibandingkan periode sebelumnya. Penjualan tertinggi dikontribusi LCD, kulkas dan mesin cuci.
[RM]
BERITA TERKAIT: