Berita

Kepala BGN Sudaryono SDN Cot Meuraja, Aceh Besar, Selasa, 13 Oktober 2026. (Foto: Humas BGN)

Pemerintahan

Kepala BGN Sudaryono:

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 01:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi peserta didik, tetapi juga mendorong peningkatan konsumsi protein dan membangun kebiasaan makan sehat sejak dini. 

Kepala BGN Sudaryono menilai bahwa konsumsi protein anak mengalami peningkatan seiring pelaksanaan MBG. 

“Konsumsi protein itu kemudian dengan MBG ini konsumsi protein anak-anak itu kemudian juga naik dari kalau nggak salah dari 30 atau 40, 30-an persen itu kemudian naik menjadi hampir 80 persen,” ujar Sudaryono usai meninjau pembagian MBG di SDN Cot Meuraja, Aceh Besar, Selasa, 13 Oktober 2026.


Selain peningkatan pola konsumsi protein, pelaksanaan MBG juga disebut berkaitan dengan berkurangnya jumlah siswa yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar. Menurutnya persentase siswa yang datang ke sekolah dalam kondisi tersebut kini berada di angka 14 persen.

Namun, kondisi tersebut perlu dipahami dalam konteks nasional, mengingat kebutuhan gizi anak di setiap daerah tidak sama. Karena itu, evaluasi program perlu mempertimbangkan kondisi peserta didik di berbagai wilayah, termasuk daerah yang masih menghadapi tantangan pemenuhan gizi.

“Kita tidak bisa mengukur keadaan siswa itu berdasarkan keadaan siswa yang ada di ibu kota atau di kota-kota besar. Ini secara agregat keseluruhan seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Selain memberikan peningkatan konsumsi protein, MBG menurutnya lebih dari sekadar menyediakan makanan, MBG juga diharapkan menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

Sudaryono menilai bahwa pemahaman mengenai gizi belum merata di seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan guru dalam pelaksanaan program dinilai penting untuk memperkuat edukasi gizi kepada peserta didik.

“Bukan kok kita ngasih makan gurunya bukan, tapi gurunya diberikan untuk dalam rangka edukasi gizi. Kenapa mesti ada serat, sayur, buah, kenapa mesti makan sayur, anak-anak kenapa nggak suka sayur harus suka sayur dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ia berharap edukasi melalui lingkungan sekolah dapat membantu anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang. Kebiasaan tersebut juga berpotensi terbawa hingga ke lingkungan keluarga.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya