Berita

Kawasan Pasar Impres Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bakal dikembangkan dengan konsep yang lebih terintegrasi. 

PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) melalui anak usahanya, PT Ratu Karya, menggandeng Perumda Pasar Jaya untuk merealisasikan rencana tersebut.

Kerja sama pengembangan kawasan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Ratu Karya dan Perumda Pasar Jaya pada 17 September 2026.


Direktur Utama BIKE Eric Kusuma mengatakan proyek tersebut diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1 triliun.

"Perjanjian Pelaksanaan Pembangunan Pasar Minggu Wilayah Jakarta Selatan diperkirakan menyerap nilai investasi senilai Rp1 triliun," ujar Eric dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Sabtu 19 September 2026.

Pengembangan kawasan Pasar Minggu nantinya tidak hanya mencakup area perdagangan. Sejumlah fasilitas penunjang juga direncanakan hadir, antara lain kios dan los untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, serta food court.

Meski kerja sama awal telah ditandatangani, pelaksanaan proyek masih harus melalui sejumlah tahapan.

"Pelaksanaan lebih lanjut akan bergantung pada hasil kajian dan pemenuhan persyaratan teknis, legal, komersial, finansial, perizinan, persetujuan korporasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur dia.

Perseroan juga menegaskan realisasi proyek akan mengikuti proses perizinan dan persetujuan korporasi serta memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Perkembangan proyek selanjutnya akan disampaikan kepada pihak terkait sesuai dengan perkembangan dan aturan keterbukaan informasi bagi perusahaan tercatat.

Di pasar modal, saham BIKE ditutup menguat 9,71 persen ke level Rp1.130 pada perdagangan Jumat 18 September 2026. Penguatan tersebut membawa saham BIKE menyentuh batas kenaikan harian atau auto reject atas (ARA).

Saham BIKE yang berada di Papan FCA tercatat menguat 22,83 persen dalam sepekan dan melonjak 121,57 persen dalam sebulan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya