Berita

angdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito (kiri) saat meninjau langsung penanganan Karhutla di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kamis, 17 September 2026. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 05:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya sektor selatan yang masih menghadapi kondisi cuaca lebih kering. 

Kodam XII/Tanjungpura mengalihkan sebagian perkuatan personel dari sektor utara yang kondisi Karhutlanya menunjukkan tren membaik ke wilayah selatan untuk memperkuat upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya titik api.
 
Langkah tersebut disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito saat meninjau langsung penanganan Karhutla di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kamis, 17 September 2026. 


Berdasarkan hasil evaluasi, penanganan di sejumlah wilayah sektor utara menunjukkan perkembangan positif dengan penurunan hotspot dan fire spot, sementara sektor selatan masih menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering.
 
“Sektor utara yang kondisinya sudah membaik kita geser pasukannya ke wilayah selatan. Harapannya, setiap kecamatan, Koramil, hingga desa ada unsur TNI bersama Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, dan Polri yang bahu-membahu melakukan pemadaman,” tegas Mayjen Novi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
 
Sesuai Petunjuk Pangdam XII/Tpt, di Kabupaten Ketapang, penguatan penanganan dilakukan personel Koramil 1203-13/Matan Hilir Selatan (MHS) bersama tim gabungan dengan melaksanakan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan pada lahan yang terbakar di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan. 

Kondisi lahan gambut yang kering menjadi tantangan karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah, sehingga diperlukan penyiraman secara menyeluruh dan berulang untuk memastikan api benar-benar padam.
 
Selain pemadaman, personel TNI bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. 

Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung penanganan Karhutla secara terpadu, sekaligus mencegah munculnya dan meluasnya titik api baru.
 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya